Dec 15th 2023, 19:22, by Fadjar Hadi, kumparanNEWS
Ketua Dewan Pembina dan Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto, menghadiri Rakornas Partai Gerindra di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (15/12/2023). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Wakil Komandan Relawan TKN Prabowo-Gibran, Ahmad Kailani, membeberkan daya tarik Prabowo di Pilpres 2024. Ahmad menyebut, Prabowo merupakan sosok pemimpin dan trendsetter serta memiliki pengalaman mumpuni.
"Ada tiga faktor yang menjadi daya tarik politik Prabowo Subianto, yang membuatnya menjadi 'leader dan trendsetter' dalam pergulatan pembangunan politik bakal capres," kata Kailani dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Jumat (15/12).
Kailani menjelaskan, Prabowo merupakan satu-satunya sosok capres yang saat ini menjabat sebagai ketua umum partai yakni Gerindra.
Prabowo saat saat debat pertama Calon Presiden Pemilu 2024 di KPU RI, Jakarta, Selasa (12/12/2023). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Eks President of ISAFIS (Indonesian Student Association for International Studies) periode 1996-1997 ini menilai, Prabowo memiliki daya tarik politik yang lebih baik dibanding dua calon lainnya.
"Dengan posisi sebagai Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto punya kendali dan gagasan atas semua langkah politiknya. Ini merupakan daya tarik politik yang tiada bandingnya," ucap Kailani.
Selain itu, Prabowo memiliki gerak politik yang dinamis dan mampu merangkul berbagai kelompok. Bahkan dalam berbagai isu seperti isu agama dan nasionalis.
"Gerak politik Prabowo Subianto juga dinamis, semua kekuatan sosial dan politik dirangkulnya. Bahkan dalam banyak hal, isu agama dan nasionalis seperti mencair dalam satu kali kayuh, bak pepatah sekali kayuh isu agama dan nasionalisme terlampaui," lanjutnya.
Ahmad Kailani menyebut, Prabowo merupakan capres dengan jam terbang paling banyak. Menurutnya, sudah hampir 20 tahun Prabowo maju di Pilpres sejak 2009.
"Dan di tangan orang yang tepat, jam terbang akan memberi dampak yang signifikan bagi yang memilikinya termasuk dalam dunia politik," ucap dia.
Prabowo Dinilai Bantu Lahirkan Banyak Tokoh Nasional
Ia mengeklaim, Prabowo tidak memiliki cacat politik yang dapat memicu kegaduhan. Hal itu dibuktikan dengan Prabowo yang telah melahirkan berbagai tokoh nasional dalam politik di Indonesia.
"Bahkan jejak digital mengungkap sebaliknya, Prabowo Subianto dengan telaten telah banyak menarik masuk anak-anak muda yang berpotensi ke dalam arena politik, sebut saja Presiden Jokowi, Anies Baswedan, Ahok dan lainnya," ungkap Kailani.
Lebih jauh, Ahmad Kailani menyinggung keputusan Prabowo untuk bergabung dalam pemerintahan Jokowi pada 2019. Ia mengapresiasi keputusan Prabowo karena menurutnya, pilihan itu memiliki risiko tinggi karena banyak pendukungnya yang menentangnya.
"Keputusan Prabowo Subianto yang bersedia bergabung dalam Kabinet Jokowi pada tahun 2019 juga bukan tanpa ada risiko. Bersedianya Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan, telah membuat kecewa para pendukung potensial Prabowo Subianto waktu itu" tutup dia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar