Netizen banyak menggunakan kata 'Wakanda' dan 'Konoha' untuk menggantikan kata 'Indonesia' di media sosial. Menurut Ismail Fahmi, Founder Drone Emprit, salah satu tujuan dari penggunaan istilah ini adalah untuk menghindari serangan buzzer juga pelaporan UU ITE. Penggunaan dua kata ini termasuk cara menyampaikan kritik yang efektif. Dengan humor, kritik tetap bisa berjalan tapi juga dapat dinikmati masyarakat. 📸: Dok. kumparan/Ilustrasi, kumparan, Shutterstock/Ilustrasi. focus wakandakonoha news videonews droneemprit buzzer uuite infoterkini berita beritaterkini kumparan
Istilah 'Wakanda' dan 'Konoha' sudah tak asing buat menyebut nama Indonesia saat kritik dilontarkan. Kata ahli bahasa UI, Nazaruddin, keberadaan UU ITE memotivasi warganet buat memakai kedua istilah itu buat menyebut Indonesia. "Itu membentuk budaya bermedia sosial dengan kreativitas bahasa yang lebih banyak menggunakan metafora agar tidak terkesan langsung menyebutkan lembaga yang khas," ujarnya kepada kumparan. 📸: Dok. kumparan, Imdb, Kemdikbud, Istimewa, Shutterstock/Ilustrasi. Baca info selengkapnya di link bio. Jangan lupa follow Instagram @kumparancom untuk berita menarik lainnya! #newsupdate#update#news#videonews#wakanda#konoha#ui#bahasa#indonesia#pemerintah#kreativitas#kumparan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar