Pendaki yang menjadi korban erupsi Gunung Marapi, Zhafirah Zahrim Febrina (19), mahasiswi Politeknik Negeri Padang, meninggal dunia usai dirawat sejak 4 Desember 2023 di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang.
Zhafirah sebelumnya viral usai membuat video saat berada di atas Marapi yang erupsi. "Ibu, tolong," kata Zhafirah melalui video itu. Di video terlihat sekujur tubuh Zhafirah dipenuhi abu vulkanik Marapi.
Zhafirah Zahrim Febrina membuat video dalam kondisi sekujur tubuh penuh abu vulkanik saat terjebak erupsi Gunung Marapi, Minggu (3/12/2023). Foto: Dok. Istimewa
Akun media sosial Zhafirah pun dibanjiri doa netizen. Berikut beberapa di antaranya:
kak ife udah tenang di alam sana kkππ₯
- ❤π€
dia sudah meninggal πππ hari Senin kemarin innalilahi wa innailaihi rojiun
- Muhammad aimz alfaroπ€π₯Zhafirah Zahrim Febrina. Foto: Dok. Istimewa
Rest In Peace
- nashchtuk19
kakkk kamu udah bertahan beberapa hari inii, sekarang tenang disana yaa cantikk
istirahat yang panjang ya, cantik. udah berusaha banget buat fight ya? tp kamu tau, Allah jauh lebih sayang kamu. titip salam buat yang lainnya. kisah kalian akan terkenang.π€π
- callmebey
kk di sayangi banyak orng,namun Allah bertindak lain yang mungkin bisa membuat kk lebih baik di sana,udh bisa jumpa bang Adan,dan teman² kk lain nyaπ₯Ή
- xy_khalila
Infeksi Pernapasan
Zhafirah Zahrim Febrina. Foto: Dok. Istimewa
Zhafirah meninggal dunia pada Minggu (17/12) pukul 17.50 WIB. Zhafirah mengalami luka bakar sebesar 40 persen.
Menurut Manajer TU dan Rumah Tangga RSUP M Djamil Padang, Dedi Elfian, Zhafirah kemungkinan mengalami gangguan infeksi pernapasan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar