Aug 3rd 2023, 17:37, by Pandangan Jogja Com, Pandangan Jogja
Direktur Utama PT KAI Didiek Hartantyo. Foto: INKA
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Didiek Hartantyo menilai Stasiun Yogyakarta tergolong istimewa. Hal ini disebabkan karena dalam sehari, stasiun yang lebih dikenal sebagai Stasiun 'Tugu' Yogyakarta ini melayani aneka jenis layanan perjalanan tak hanya jarak jauh. Hal itu berbeda dengan stasiun-stasiun lain di Indonesia.
Tercatat, Stasiun Yogyakarta melayani 60 perjalanan KA Jarak Jauh, 42 perjalanan KA Bandara, 24 perjalanan Commuterline dan 8 perjalanan Prameks. Dan total pemumpang yang dilayani di stasiun Yogyakarta berjumlah 16.600 penumpang setiap harinya.
"Kalau di Stasiun Gambir itu hanya kereta api jarak jauh. Tapi yang melayani Jarak Jauh, KRL, Bandara, Prameks ya hanya di Stasiun Yogyakarta," kata Didiek Hartantyo, dalam acara peresmian Underpass Stasiun Yogyakarta, awal pekan ini.
Terowongan bawah tanah di Stasiun Tugu Yogyakarta yang baru selesai direnovasi, Senin (31/7). Foto: Arif UT/Pandangan Jogja
Menurut Didiek, Yogyakarta memang luar biasa. Kegiatan pariwisata sangat menonjol dan terus mengukuhkan diri sebagai kota budaya dan pendidikan.
"Itu menjadikan kereta api selalu tumbuh luar biasa di Daops Enam Yogyakarta ini. Dalam operasi angkutan Lebaran atau kereta nataru, Yogyakarta itu termasuk stasiun yang paling besar (jumlah) penumpangnya," lanjut Didiek.
KAI mencatat, sehari, jumlah penumpang KA Jarak Jauh mencapai 6500 orang, diikuti oleh KRL dengan 5400 penumpang. Sementara itu, layanan KA Prameks berjumlah 1200 penumpang dan KA Bandara mencapai 3500 penumpang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar