Search This Blog

3 Syarat dalam Membuat Sebuah Paragraf dalam Bahasa Indonesia

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
3 Syarat dalam Membuat Sebuah Paragraf dalam Bahasa Indonesia
Aug 4th 2023, 19:05, by Berita Terkini, Berita Terkini

Ilustrasi Sebutkan syarat dalam membuat sebuah paragraf, sumber: unsplash/EliabeCosta
Ilustrasi Sebutkan syarat dalam membuat sebuah paragraf, sumber: unsplash/EliabeCosta

Sebutkan syarat dalam membuat sebuah paragraf! Setidaknya, ada tiga syarat utama yang harus dipenuhi dalam menyusun paragraf, yakni kesatuan, kepaduan, dan pengembangan.

Menulis paragraf hingga menjadi tulisan yang layak dibaca tentu tidak mudah, apalagi bagi orang yang tidak terbiasa melakukannya. Oleh karena itu, penulis harus mengikuti aturan dan syarat tertentu agar paragraf yang dibuatnya informatif dan mudah dipahami.

Syarat dalam Membuat Sebuah Paragraf

Ilustrasi Sebutkan syarat dalam membuat sebuah paragraf, sumber: unsplash/AaronBurden
Ilustrasi Sebutkan syarat dalam membuat sebuah paragraf, sumber: unsplash/AaronBurden

Mengutip buku Target Nilai 10 US/M SD Bahasa Indonesia, Ernawati Waridah (2016: 18), paragraf adalah rangkaian kalimat yang mengandung gagasan utama. Paragraf dalam bahasa Indonesia digolongkan menjadi paragraf deduktif, induktif, deskriptif, dan campuran. Inilah syarat dalam membuat sebuah paragraf yang perlu diterapkan:

1. Kesatuan

Syarat membuat paragraf yang pertama adalah harus mempunyai satu kesatuan ide yang utuh. Semua kalimat yang terdapat di dalamnya harus terfokus pada gagasan utama. Agar upaya ini bisa tercapai, maka diperlukan evaluasi untuk menilai kalimat-kalimat yang telah ditulis.

2. Kepaduan

Arti dari kepaduan adalah hubungan timbal balik yang tepat antarkalimat dan paragraf. Isi kalimat tersebut harus saling berkesinambungan secara gramatikal untuk mendukung gagasan utamanya. Adapun hal-hal yang membangun kepaduan paragraf antara lain:

  • Repetisi: Pengulangan kata kunci atau sinonim yang digunakan untuk mendukung kepaduan paragraf.

  • Pronomina: Mendukung kepaduan dengan cara menyebut nomina yang telah disebutkan.

  • Kata transisi: Ungkapan pengait antarkalimat untuk membuat hubungan antarkalimatnya bisa terjalin dengan baik. Beberapa tanda transisi, yaitu; hubungan tambahan, pertentangan, hubungan perbandingan, akibat, hubungan tujuan, hubungan singkat, hubungan waktu, dan hubungan tempat.

  • Paralelisme: mendukung struktur kepaduan dengan memakai majas repetisi atau bentuk kata kerja yang sama.

3. Pengembangan

Pengembangan adalah gagasan utama dari suatu alinea yang umumnya berada di kalimat topik atau kalimat pokok. Adapun sifat-sifat kalimat pokok yaitu mengandung ide utama. Ide utama bisa berdiri sendiri dan tidak terikat pada bagian lainnya

Adapun kalimat penjelas merupakan kalimat penyerta yang bersifat menerangkan. Kalimat tersebut juga berperan sebagai pengembang ide utama. Letak kalimat topik dalam paragraf ada empat, yaitu:

  • Di awal paragraf (deduktif)

  • Di awal dan di akhir paragraf (deduktif-induktif)

  • Di seluruh paragraf (deskriptif atau naratif)

  • Di akhir (induktif)

Baca juga: Jenis-Jenis Pola Pengembangan Paragraf Eksposisi dalam Tulisan

Syarat dalam membuat sebuah paragraf yang dijelaskan di atas bisa dijadikan panduan agar dapat membuat tulisan yang baik dan benar. Syarat-syarat tersebut berlaku ketika menulis berbagai jenis paragraf. (DLA)

Media files:
01h6zq5cq76ksr8skh3sw9pzae.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar