Search This Blog

LPEI Gandeng BSI Salurkan Pembiayaan Ekspor ke UMKM di Aceh

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
LPEI Gandeng BSI Salurkan Pembiayaan Ekspor ke UMKM di Aceh
Jul 29th 2023, 08:37, by Nicha Muslimawati, kumparanBISNIS

LPEI sosialisasikan pogram pembiayaan UMKM berorientasi ekspor BSI dengan penjaminan syariah. Foto: LPEI
LPEI sosialisasikan pogram pembiayaan UMKM berorientasi ekspor BSI dengan penjaminan syariah. Foto: LPEI

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank bekerja sama dengan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mendorong pembiayaan ekspor di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah.

Analis Perdagangan Ahli Utama Kementerian Perdagangan (Kemenkeu) Marthin Kalit mengatakan, kerja sama BSI dan LPEI sebagai langkah untuk semakin dekat dengan pelaku UMKM ekspor, sehingga informasi terkait program ini lebih cepat diterima. Kota Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, sebagai salah satu penghasil kopi terbesar di Indonesia memiliki keunggulan yang berpotensi untuk tumbuh di pasar global.

Kepala Unit Usaha Syariah LPEI, Rusdi Dahardin, mengatakan kegiatan usaha daerah, terutama bagi para pelaku UMKM, diharapkan dapat memberikan multiplier effect kepada kesejahteraan masyarakat sekitar melalui kegiatan ekspor sebagai penggerak ekonomi.

"Harapan kami, program ini dapat menjadi solusi bagi pelaku UMKM ekspor pada aspek dukungan Pembiayaan berbasis syariah dan Penjaminan Pembiayaan sehingga potensi ekspor di Aceh menjadi lokal yang mendunia dapat terealisasikan," ujar Rusdi dalam keterangannya, Sabtu (29/7).

Kolaborasi tersebut juga merupakan langkah konkret dari Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.15/POJK.03/2018; POJK No.40/POJK.03/2019 dan SEOJK No.11/SEOJK.03/2018, yang menyebutkan bahwa LPEI sebagai lembaga yang memiliki sovereign status dapat memberikan penjaminan bagi bank dengan pembobotan aset tertimbang menurut risiko (ATMR) sebesar 0 persen. Aset yang dijamin memiliki kualitas lancar dan pengecualian perhitungan batas maksimum pemberian kredit (BMPK) atas batas maksimum penyaluran dana.

"Atau dengan kata lain fasilitas ini akan memberikan akses pendanaan lebih bagi para eksportir yang merupakan nasabah BSI," jelasnya.

Retail Financing Business Deputy BSI, Syahrial Alrasyid, menambahkan bahwa terdapat beberapa sektor yang bisa menjadi tulang punggung perekonomian baru di Aceh dan masih memiliki potensi besar untuk digarap oleh para pengusaha. Sektor tersebut antara lain pertanian dan perkebunan yang bisa dijadikan bahan untuk ekspor serta sektor pariwisata yang bisa dijadikan alternatif.

"Saya melihat di Aceh ini banyak komoditas alam yang perlu bertransformasi sehingga memiliki nilai tambah, dengan proses hilirisasi saya rasa akan memberikan dampak ekonomi yang luar biasa di Aceh," kata Syahrial Alrasyid.

Sebelumnya di awal tahun 2023, LPEI telah meresmikan Desa Devisa Kopi Gayo yang merupakan kolaborasi dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan RI untuk senantiasa membangun dan menjaga kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menjalankan mandat dalam mendukung ekspor nasional.

"Dengan membuka kesempatan bagi pelaku usaha berorientasi ekspor khususnya UMKM untuk dapat mengembangkan kapasitas bisnisnya, LPEI akan terus hadir untuk mendorong produk Indonesia yang menembus pasar dunia," tambahnya.

Media files:
01h6fjxw4x7gxtse1nvr7fagzz.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar