Mar 31st 2023, 10:47, by Nurul Hidayati, kumparanNEWS
Ilustrasi angin kencang Foto: REUTERS/Alvin Baez
Jika hujan deras disertai angin kencang menerpa wilayah Anda belakangan ini, itu adalah dampak tak langsung dari siklon tropis Herman. Dampak Herman masih bisa dirasakan hingga Jumat (31/3).
Tropical Cyclone Warning Centre (TCWC) Jakarta menjelaskan, siklon tropis merupakan badai dengan kekuatan yang besar. Radius rata-rata siklon tropis mencapai 150 hingga 200 km. Siklon tropis terbentuk di atas lautan luas yang umumnya mempunyai suhu permukaan air laut hangat, lebih dari 26,5 °C. Angin kencang yang berputar di dekat pusatnya mempunyai kecepatan angin lebih dari 63 km/jam.
Posisi siklon tropis Herman saat ini. Foto: Dok. BMKG
TCWC Jakarta mengungkapkan, Herman masih memberikan dampak tidak langsung terhadap cuaca di Indonesia dalam 24 jam ke depan berupa:
Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang di wilayah Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Yogyakarta;
Potensi angin kencang mencapai 25 knot di wilayah pesisir barat dan selatan Lampung, pesisir barat dan selatan Banten, serta pesisir selatan Jawa Barat hingga Jawa Tengah dan Yogyakarta;
Tinggi gelombang 2,5 - 4,0 meter di perairan barat Kep. Mentawai hingga Bengkulu, perairan Barat Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten hingga Bali, serta perairan selatan Bali hingga P. Lombok;
Tinggi gelombang 4,0 - 6,0 meter di perairan Samudera Hindia barat Lampung dan Samudera Hindia selatan Banten hingga Jawa Timur.
Dampak tak langsung siklon tropis Herman pada Indonesia. Foto: Dok. BMKG
BMKG dalam penjelasannya pada Kamis (30/3) menjelaskan bahwa siklon tropis Herman terpantau di Samudera Hindia sebelah selatan Banten, tepatnya sekitar 14,4 lintang selatan dan 103,0 bujur timur dengan kecepatan angin maksimum 55 knot dan tekanan udara minimum sebesar 987 milibar (mb).
"Diperkirakan intensitas siklon tropis Herman menurun dalam 24 jam ke depan dan bergerak ke arah timur-tenggara menjauhi Indonesia," kata Deputi Meteorologi BMKG Guswanto.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar