Search This Blog

Huru-hara Open Minded

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Huru-hara Open Minded
Mar 30th 2023, 20:10, by thoriq abdillah, thoriq abdillah

ilustrasi open minded (sumber: pixabay.com)
ilustrasi open minded (sumber: pixabay.com)

Istilah open minded sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang terbuka dan fleksibel dalam menerima ide dan pandangan yang berbeda dari dirinya. Namun, di era digital seperti sekarang, seringkali kita melihat huru-hara yang terjadi akibat ketidaktoleranan terhadap pandangan yang berbeda.

Saat ini, kita sering kali melihat bahwa terdapat berbagai pandangan yang kontroversial dan dapat menimbulkan konflik di masyarakat. Banyak orang merasa bahwa pandangan mereka adalah yang paling benar dan hanya pandangan tersebut yang harus diikuti. Mereka tidak terbuka terhadap ide atau pandangan yang berbeda dan malah menyerang orang yang berbeda pandangan dengan beragam bentuk diskriminasi.

Namun, seharusnya open minded tidak hanya sebatas menerima pandangan yang berbeda, namun juga harus mampu menghargai perbedaan tersebut. Terdapat perbedaan yang alami dalam masyarakat dan kita harus mampu mengakomodasi dan memahami keberadaan perbedaan tersebut. Banyak orang yang beranggapan bahwa dengan menjadi open minded berarti mereka harus menerima semua pandangan tanpa mempertimbangkan akibat dan implikasinya, sehingga seringkali mengabaikan aspek nilai yang sangat penting.

Saya ambil contoh pada suatu kejadian di kampus. Suatu hari terjadi sebuah diskusi yang memanas antara dua kelompok mahasiswa yang memiliki pandangan berbeda terkait isu lingkungan.

Kelompok pertama mendukung penuh pembangunan pabrik baru di dekat kampus dengan alasan menciptakan lapangan kerja dan mengembangkan daerah, sedangkan kelompok kedua menentang karena menganggap pabrik tersebut akan merusak lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitar.

Diskusi tersebut semakin memanas ketika kedua kelompok saling menyerang dengan kata-kata yang kasar dan menghina. Saling mengabaikan pendapat dan pandangan satu sama lain, membuat situasi semakin tegang dan tidak ada titik temu yang ditemukan.

Namun, salah satu mahasiswa yang tidak terlibat dalam diskusi tersebut mencoba untuk mendamaikan konflik dengan cara mengajak para mahasiswa untuk merenung dan melihat pandangan dari sisi yang berbeda. Ia juga menyarankan agar kedua kelompok saling bertukar pandangan secara terbuka dan saling menghargai perbedaan.

Setelah beberapa waktu berlalu, akhirnya para mahasiswa tersebut dapat mengambil kesimpulan yang baik dan memilih untuk mencari solusi terbaik untuk kedua pihak, yaitu dengan menyarankan untuk membangun pabrik dengan teknologi ramah lingkungan yang dapat menghasilkan lapangan kerja dan mempertahankan lingkungan sekitar.

Kejadian tersebut merupakan contoh nyata dari betapa pentingnya sikap open minded dalam menghadapi perbedaan pandangan.

Bukan hanya menerima pandangan yang berbeda, namun juga menghargai perbedaan tersebut dengan cara memperdalam pemahaman dan membuka diri terhadap sudut pandang yang berbeda.

Ketika orang-orang berusaha untuk menyerang dan merendahkan pandangan orang lain, konflik dan huru-hara open minded dapat terjadi, dan hal ini dapat berdampak negatif pada kerukunan dan keharmonisan sosial.

Terakhir, sebagai individu, sudah seharusnya mulai membuka pikiran dan hati kita untuk menerima pandangan yang berbeda dan berlatih untuk menjadi orang yang toleran. Kita harus memahami bahwa open minded tidak hanya mengacu pada menerima pandangan yang berbeda, namun juga menghargai perbedaan tersebut dalam sebuah kerangka yang sehat dan positif. Dengan begitu, kita dapat menciptakan masyarakat yang lebih toleran, damai, dan saling menghargai.

Media files:
01gwpt2zacv4kfhneq6qnf79be.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar