Jan 2nd 2023, 15:01, by Andreas Gerry Tuwo, kumparanNEWS
Kepala Militer Korut Pak Jong Chon. Foto: KCNA via REUTERS
Kim Jong-un memecat orang terkuat kedua di militer Korea Utara setelah dirinya, Pak Jong-chon. Laporan tersebut disampaikan kantor berita KCNA.
Pak merupakan Kepala Komisi Militer Pusat Partai Pekerja. Ia juga menjabat sebagai Sekretaris Komite Sentral Partai Pekerja.
Posisi Pak digantikan ole Ri Yong-gil. Pergantian dilakukan saat pertemuan tahunan Komite Sentral Partai Pekerja yang digelar pada pekan lalu.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menghadiri upacara di mana beberapa peluncur rocker super besar yang baru dipresentasikan di depan rapat pleno Partai Buruh Korea di Pyongyang, Korea Utara, dalam foto yang dirilis pada Minggu (1/1/2023). Foto: KCNA via REUTERS
Tidak dijelaskan alasan pencopotan Pak. Namun, pertemuan tahunan Komite Sentral kerap dipakai mengumumkan perombakan pejabat hingga menyampaikan keputusan besar.
Dalam siaran televisi yang disiarkan, pada awal pertemuan Pak sempat duduk di depan podium. Ia terlihat menunduk ketika rapat. Beberapa saat kemudian tempat duduk Pak sudah ditempati orang lain, demikian dikutip dari Reuters.
Pak kemudian absen pada kunjungan tahun baru yang dilakukan Kim Jong-un di Kumsusan Palace of the Sun. Tempat tersebut merupakan lokasi disemayamkan sang kakek dan ayah Kim Jong-un.
Pada Oktober lalu, ketika Kim berkunjung ke sana untuk merayakan hari jadi partai Pak masih terlihat mendampingi.
Pergantian Pak datang ketika Kim menyerukan pembangunan lagi misil balistik antarbenua dan penambahan senjata nuklir. Tindakan dilakukan demi melawan ancaman dari yang muncul dari AS dan Korsel.
Nama Pak dikenal di korut sejak 2015. Ketika itu Pak masih menjabat sebagai komandan dengan bintang satu di pundak. Pada 2020 Pak sudah mendapat empat bintang.
Meroketnya karier Pak dikarenakan kontribusi terhadap pengembangan teknologi rudal jarak dekat Korut.
Hubungan Kim dan Pak sendiri diwarnai pasang surut. Pada 2021 Pak diturunkan pangkat usai Kim menegur pejabat tinggi akibat kebijakan penanganan corona. Jabatan Pak dikembalikan beberapa bulan kemudian.
Penerus Pak, Ri, turut dikenal sebagai salah satu komandan militer senior di Korut. Ia memegang jabatan penting termasuk Kepala Staf Umum Militer dan Menteri Pertahanan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar