Search This Blog

Fungsi Cawan Petri dan Cara Menggunakannya untuk Eksperimen di Laboratorium

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Fungsi Cawan Petri dan Cara Menggunakannya untuk Eksperimen di Laboratorium
Jan 1st 2023, 21:31, by Berita Terkini, Berita Terkini

Fungsi Cawan Petri dan Cara Menggunakannya untuk Eksperimen di Laboratorium
Ilustrasi Fungsi Cawan Petri, sumber foto (Fulfio Cicolo) by unsplash.com

Cawan petri adalah salah satu wadah yang digunakan dalam laboratorium. Seorang peneliti di laboratorium perlu mengetahui fungsi cawan petri agar bisa memanfaatkannya sesuai fungsinya. Cawan petri dapat digunakan sebagai alat yang menunjang proses praktikum maupun

Penelitian. Bentuk cawan ini berupa kaca silinder tipis yang transparan. Hal ini memudahkan para peneliti untuk mengamati atau menghitung pertumbuhan bakteri atau mikroorganisme yang dibiakkan. Meskipun bentuknya kecil, namun cawan petri mampu menyediakan ruang yang lapang bagi mikroorganisme agar tidak terkontaminasi dengan spesies yang lain. Agar dapat memanfaatkan cawan petri dengan baik, simak fungsi dan cara menggunakannya di artikel ini.

Baca juga : Fungsi dan Kegunaan Tabung Reaksi

Fungsi Cawan Petri di Laboratorium

Fungsi Cawan Petri dan Cara Menggunakannya untuk Eksperimen di Laboratorium (1)
Ilustrasi Fungsi Cawan Petri, sumber foto (Trnva University) by unsplash.com

Mengutip buku Seri Panduan Belajar dan Evaluasi Biologi untuk SMP/MTS Kelas VII olehh Tim Matrix (Grasindo), berikut adalah fungsi cawan dalam mikrobiologi:

● Tempat perkembangbiakan bakteri atau mikroba.

● Tempat menimbang sampel atau bahan.

● Membiakkan sel dengan menyediakan wadah yang aman untuk mencegahnya terkontaminasi.

● Memudahkan pemakaian mikroskop tanpa perlu memindahkan sampelnya ke plat mikroskop.

● Tempat menyimpan bahan kimia tertentu.

● Tempat mengeringkan sampel.

● Memudahkan untuk observasi fase pertumbuhan mikroba dengan jelas..

Cara Menggunakan Cawan Petri

Inilah cara menggunakan cawan petri yang perlu diperhatikan:

1. Bersihkan cawan petri dengan pemutih.

2. Sterilkan cawan petri sebelum menggunakannya.

3. Jika ingin mengamati perkembangan bakteri, maka isilah cawannya sesuai dengan objek yang ingin diteliti. Contohnya, jika menggunakan alga merah, maka isilah dengan darah, nutrisi, garam, antibiotik, indikator, dan lain-lain untuk membantu perkembangan mikroorganisme.

4. Simpan cawan petri di kulkas dengan posisi terbalik.

5. Saat membutuhkannya, keluarkan dari kulkas dan gunakan jika cawan petri sudah kembali ke suhu kamar.

6. Ambil sampel mikroba lainnya, lalu tuangkan secara perlahan ke media kapas untuk mengoleskannya ke media zat yang diteliti secara zig-zag.

7. Pastikan agar tidak menggunakan terlalu banyak tekanan karena bisa merusak sampel.

8. Setelah itu, tutup cawan petri dengan benar.

9. Simpan media tersebut di suhu sekitar 37Âșc selama beberapa hari agar bertumbuh.

10. Jika sudah beberapa hari, sampel akan siap untuk diobservasi lebih lanjut.

Cara kerja cawan petri adalah dengan menguapkan bahan kimia yang disimpan di dalamnya. Alat yang satu ini termasuk wadah terbaik sebagai media kultur. (DLA)

Media files:
01gnkq876514haabk7vknbzmre.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar