Search This Blog

Dunia Kucurkan Pinjaman Rp 121 Triliun ke Israel untuk Biayai Serangan ke Gaza

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Dunia Kucurkan Pinjaman Rp 121 Triliun ke Israel untuk Biayai Serangan ke Gaza
Nov 17th 2023, 10:16, by Wendiyanto Saputro, kumparanBISNIS

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Foto: Debbie Hill/Pool/REUTERS
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Foto: Debbie Hill/Pool/REUTERS

Berbagai negara di dunia yang merupakan sekutu Israel, mengucurkan pinjaman atau utang sebesar USD 7,8 miliar atau hampir Rp 121 triliun, untuk mendanai perang mereka di Gaza, Palestina. Utang itu digunakan Israel utamanya untuk mematikan Hamas, melalui serangan besar-besaran sejak 7 Oktober 2023.

"Israel telah mengumpulkan utang sekitar 30 miliar shekel (USD 7,8 miliar) sejak dimulainya perang dengan militan Hamas," tulis Reuters mengutip Kementerian Keuangan Israel.

Lebih dari setengahnya atau sekitar 16 miliar shekel (mata uang Israel), merupakan utang dalam mata uang dolar yang dikumpulkan melalui penerbitan obligasi di pasar internasional.

Kementerian Keuangan Israel pada Senin (13/11), berhasil mengumpulkan lagi utang 3,7 miliar shekel, dari pembiayaan dalam negeri melalui lelang obligasi mingguannya.

Tentara Israel berjaga saat warga Palestina demo. Foto: REUTERS / Mussa Qawasma
Tentara Israel berjaga saat warga Palestina demo. Foto: REUTERS / Mussa Qawasma

Serangan dahsyat Israel ke Gaza telah melonjakkan belanja pemerintahan Netanyahu untuk mendanai militer mereka. Selain itu, Israel juga mengucurkan kompensasi kepada pebisnis yang punya usaha di dekat perbatasan, serta keluarga korban dan sandera.

Di tengah kenaikan tajam belanja pemerintah, penerimaan pajak Israel juga menurun. Akibatnya, Israel mencatat defisit anggaran sebesar 22,9 miliar shekel pada bulan Oktober, melonjak dari 4,6 miliar pada bulan September dan meningkatkan defisit pada 12 bulan sebelumnya menjadi 2,6 persen.

Keadaan keuangan negara yang tekor, memaksa pemerintahan Netanyahu berutang ke negara-negara sekutunya.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah berjanji untuk menggelontorkan dana, buat membantu mereka yang terkena dampak perang. Janji politik populis ini membuat ekonomi memprediksi kenaikan defisit anggaran Israel terhadap PDB mereka.

Lembaga pemeringkat kredit telah memperingatkan bahwa mereka dapat menurunkan peringkat Israel jika metrik utang memburuk.

Media files:
sul4kugmy3iukdloyri4.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar