Search This Blog

Emas Cetak Harga Tertinggi Sejak 1979, Dampak AS Tangkap Presiden Venezuela

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Emas Cetak Harga Tertinggi Sejak 1979, Dampak AS Tangkap Presiden Venezuela
Jan 5th 2026, 10:34 by kumparanBISNIS

Ilustrasi emas. Foto: Shutterstock
Ilustrasi emas. Foto: Shutterstock

Harga emas dan perak naik, karena investor mencari keamanan logam mulia, untuk mengantasipasi meningkatnya risiko geopolitik setelah penangkapan pemimpin Venezuela, Nicolás Maduro, oleh AS.

Harga emas spot naik hingga 2,1 persen pada hari Senin (5/1), melampaui USD 4.420 per ons. Sementara harga perak naik mencapai 4,8 persen.

Mengutip Bloomberg, Presiden Donald Trump mengatakan AS berencana untuk "mengelola" Venezuela setelah menggulingkan Maduro, sehingga masa depan pemerintahan negara Amerika Selatan itu menjadi tidak pasti.

Menteri Luar Negeri Marco Rubio mengatakan Washington akan menggunakan pengaruh atas minyak untuk memaksa perubahan lebih lanjut.

"Pasar kini dipaksa untuk menilai ulang bukan hanya risiko Venezuela tetapi juga ketidakpastian AS dan jangkauan militernya," kata Nicky Shiels, kepala penelitian di perusahaan pengolahan logam mulia MKS Pamp SA, dalam sebuah catatan.

Emas baru saja mencatatkan kinerja tahunan terbaiknya sejak 1979, mencapai serangkaian rekor sepanjang tahun lalu dengan dukungan dari pembelian bank sentral dan masuknya dana ke reksa dana yang didukung emas batangan.

Tiga kali penurunan suku bunga berturut-turut oleh Federal Reserve AS atau The Fed, juga menjadi pendorong bagi logam mulia, yang tidak memberikan bunga.

Permintaan akan aset safe haven, yang didorong oleh ketegangan geopolitik dan gesekan perdagangan, juga telah mendongkrak harga, meskipun tahun lalu berakhir dengan volatilitas yang signifikan karena beberapa investor mengambil keuntungan dan metrik perdagangan menunjukkan kondisi jenuh beli. Emas kehilangan 4,4 persen minggu lalu, penurunan mingguan terbesar sejak November 2024.

Presiden Venezuela Nicolas Maduro (tengah) digiring dalam tahanan menyusuri lorong di kantor Badan Penegakan Narkoba AS (DEA) di New York City, AS, Sabtu (3/1/2026). Foto: @RapidResponse47/HO via REUTERS
Presiden Venezuela Nicolas Maduro (tengah) digiring dalam tahanan menyusuri lorong di kantor Badan Penegakan Narkoba AS (DEA) di New York City, AS, Sabtu (3/1/2026). Foto: @RapidResponse47/HO via REUTERS

Ketegangan di Venezuela "sedikit menambah latar belakang risiko geopolitik di luar isu-isu terkait perdagangan," kata Ahmad Assiri , seorang analis dari Pepperstone Group Ltd.

Dia mengharapkan urgensi yang lebih besar dari investor Amerika Latin untuk melakukan diversifikasi ke emas. "Penahanan Maduro menciptakan preseden yang tidak diinginkan," katanya.

Di antara bank-bank terkemuka, terdapat juga dukungan untuk kenaikan lebih lanjut pada harga emas tahun ini, terutama dengan ekspektasi bahwa The Fed akan memberikan pengurangan suku bunga tambahan dan Trump membentuk kembali kepemimpinan bank sentral AS.

Goldman Sachs Group Inc. mengatakan bulan lalu bahwa skenario dasarnya adalah reli hingga USD 4.900 per ons, dengan risiko kenaikan lebih lanjut.

Harga perak melonjak lebih tinggi daripada emas tahun lalu, menembus level yang hingga baru-baru ini tampak tak terbayangkan kecuali bagi para pengamat pasar yang paling antusias.

Selain faktor-faktor yang membantu emas, perak juga diuntungkan dari kekhawatiran yang berkelanjutan bahwa pemerintah AS pada akhirnya dapat mengenakan tarif impor pada logam olahan tersebut.

Media files:
01jxhg1ec8hnpz9x507r3kq7wy.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Transaksi Harbolnas 2025 Tembus Rp 36,4 Triliun, Fitur Live Paling Diminati

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Transaksi Harbolnas 2025 Tembus Rp 36,4 Triliun, Fitur Live Paling Diminati
Jan 5th 2026, 10:36 by kumparanBISNIS

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso dalam Peluncuran Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2025 di Gandaria City, Jakarta Selatan, Kamis (4/12/2025). Foto: Widya Islamiati/kumparan
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso dalam Peluncuran Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2025 di Gandaria City, Jakarta Selatan, Kamis (4/12/2025). Foto: Widya Islamiati/kumparan

Kementerian Perdagangan mencatat total transaksi program Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2025 mencapai Rp 36,4 triliun. Angka melebihi target yang ditetapkan yakni pada Rp 33-34 triliun.

Harbolnas 2025 diselenggarakan pada kurun waktu 15-16 Desember 2025 lalu. Menurut Menteri Perdagangan, Budi Santoso, capaian ini merupakan kolaborasi yang efektif antara pemerintah dengan e-commerce.

"Dalam penyelenggaraan tahun ini, Harbolnas 2025 mencetak total transaksi sebesar Rp 36,4 triliun atau meningkat 17 persen dibanding total transaksi tahun lalu," kata Budi dalam keterangan tertulis, Senin (5/1).

Transaksi Produk Lokal Rp 16,6 T

Pedagang melakukan live melalui TikTok Shop untuk menawarkan barang dagangannya, di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Senin (18/12/2023). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Pedagang melakukan live melalui TikTok Shop untuk menawarkan barang dagangannya, di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Senin (18/12/2023). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Pada Harbolnas 2025, transaksi produk lokal turut mencatatkan kontribusi besar sekitar 45,6 persen dari total transaksi atau setara Rp 16,6 triliun. Angka ini meningkat 3 persen atau Rp 500 miliar dari capaian 2024.

Produk lokal yang banyak diminati yaitu dari sektor fesyen, pakaian olahraga, produk perawatan diri, lalu produk makanan dan minuman.

"Pemerintah akan terus mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memanfaatkan momentum belanja daring seperti ini. Caranya adalah dengan mendorong peningkatan kualitas produk, perluasan jangkauan pasar, serta penguatan kapasitas digital agar mampu bersaing secara berkelanjutan," ujarnya.

Pada Harbolnas 2025, fitur live shopping juga tercatat menjadi fitur yang paling diminati oleh 80 persen konsumen. Angka ini lebih tinggi dari peminat fitur permainan atau gamifikasi seperti pengumpulan poin atau kenaikan peringkat yang hanya diminati 31 persen konsumen.

Selain itu, promosi dengan afiliator juga memiliki kinerja positif, sebanyak 54 persen konsumen dari Harbolnas 2025 membeli barang dari tautan yang dibagikan afiliator lewat Instagram Story, TikTok Post, Facebook, dan YouTube Shorts.

Budi juga melihat Harbolnas sebagai instrumen strategis yang berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Pada Harbolnas 2025, terdapat 1.300 pelaku usaha yang turut berpartisipasi. Adapun partisipan terdiri dari pedagang atau merchant, ritel daring sampai marketplace.

Ia berharap agar Harbolnas bisa menjadi faktor pendorong pertumbuhan ekonomi kuartal IV 2025. Program tersebut menurut Budi juga sudah sejalan dengan pelaksanaan Every Purchase is Cheap (EPIC) Sale dan Belanja di Indonesia Aja (BINA) Great Sale yang jika ketiganya digabungkan menargetkan nilai transaksi hingga Rp 110 triliun untuk 2025.

Media files:
01kbkwja2vftt4jwg5gqmka4ww.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.