Yang Dilupakan dari Kasus Kekerasan Seksual Tersangka Difabel Dec 20th 2024, 14:35, by Muhammad Ridha Intifadha, Muhammad Ridha Intifadha Beberapa hari terakhir, warganet memperbincangkan kasus kekerasan seksual dengan pelaku penyandang disabilitas asal Lombok berinisial IWAS. Awalnya, publik mempertanyakan keabsahan pelaporan korban ke pihak kepolisian. Pelaku dianggap muskil melakukan kejahatan tersebut karena ia tidak memiliki kedua tangan. Akan tetapi, keraguan publik perlahan sirna. Korban mulai berani bersuara dan jumlahnya terus bertambah menjadi 17 orang, termasuk usia anak (di bawah 18 tahun). Kepolisian pun bergerak cepat dan mempublikasikan modus IWAS agar akal bulusnya dapat berjalan mulus. Pelaku memanfaatkan kata-kata penuh emosional dan memberikan ancaman psikologis kepada para korban. Bagaikan terhipnosis, para korban pun "rela" mengikuti keinginan pelaku dan tak sadar telah mengalami kekerasan seksual. |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar