Gagan (59 tahun) menyiram istrinya, Dedeh (45), dengan air keras. Peristiwa ini terjadi di Kampung Dukuh Nara, Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Minggu pagi (29/12).
"Dari hasil pemeriksaan sementara, aksi ini dipicu pelaku yang cemburu karena korban mengirim pesan ke laki-laki lain," kata Kapolsek Nagrak, Iptu Asep Suhriat, Senin (30/12).
Kasus ini telah dilimpahkan Polsek ke unit PPA Polres Sukabumi.
Anak dan Cucu Ikut Kena Air Keras
Anak dan cucu Dedeh yaitu S (18), A (11), dan D (4) turut serta menjadi korban.
Dedeh dan anak cucunya telah dibawa ke RSUD Sekarwangi Cibadak. Dedeh serta A mengalami luka melepuh cukup parah.
Diduga Sudah Direncanakan
Ilustrasi air keras. Foto: Shutterstock
Saat kejadian, pelaku baru saja pulang kerja sedangkan korban sedang menjemur pakaian. Ketika masuk ke rumah, pelaku langsung menyiramkan air keras ke korban.
"Enggak tahu dia bawa [air keras] dari mana, mungkin sudah rencana, beli," kata Ayi Ratna, anak korban yang lain.
Di dalam rumah saat itu ada S juga A yang mencoba menolong ibunya, namun yang terjadi malah kena air keras. Ayi yang membawa anaknya, D juga ikut menolong. Sehingga D turut terkena air keras.
Bahkan tetangga yang masuk ke rumah karena mendengar adanya keributan juga alami luka bakar. "Tetangga juga ada yang kena 2 orang," kata Ayi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar