Search This Blog

523 Demonstran Pro-Palestina Ditangkap di London

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
523 Demonstran Pro-Palestina Ditangkap di London
Apr 12th 2026, 11:34 by kumparanNEWS

Polisi membawa pergi seorang demonstran menyerukan pencabutan larangan terhadap kelompok Palestine Action selama demonstrasi di Trafalgar Square di pusat kota London, Inggirs, Sabtu (11/4/2026). Foto: CARLOS JASSO / AFP
Polisi membawa pergi seorang demonstran menyerukan pencabutan larangan terhadap kelompok Palestine Action selama demonstrasi di Trafalgar Square di pusat kota London, Inggirs, Sabtu (11/4/2026). Foto: CARLOS JASSO / AFP

Sebanyak 523 demonstran pro-Palestina ditangkap dalam aksi di Trafalgar Square, London, pada Sabtu (11/4), saat mereka menggelar protes mendukung kelompok Palestine Action.

Polisi Metropolitan London menyebut total 523 orang berusia 18 hingga 87 tahun diamankan karena membawa poster dukungan terhadap Palestine Action, yang telah ditetapkan sebagai organisasi terlarang sejak Juli lalu.

Dilansir AFP, aksi berlangsung dengan metode duduk bersama, sementara petugas satu per satu mengangkat demonstran dari lokasi, diiringi sorakan dan tepuk tangan dari peserta lain.

"Penting bagi kami untuk terus hadir, terus menentang genosida. Pemerintah boleh berubah-ubah, tapi nilai moral kami tidak berubah," kata Freya (28), salah satu peserta aksi.

Penangkapan ini terjadi di tengah polemik hukum, setelah Pengadilan Tinggi London pada pertengahan Februari menyatakan pelarangan Palestine Action melanggar kebebasan berekspresi.

Para pengunjuk rasa berkumpul untuk menyerukan pencabutan larangan terhadap kelompok Palestine Action selama demonstrasi di Trafalgar Square di pusat kota London, Inggirs, Sabtu (11/4/2026). Foto: CARLOS JASSO / AFP
Para pengunjuk rasa berkumpul untuk menyerukan pencabutan larangan terhadap kelompok Palestine Action selama demonstrasi di Trafalgar Square di pusat kota London, Inggirs, Sabtu (11/4/2026). Foto: CARLOS JASSO / AFP

Namun, pemerintah Inggris telah mengajukan banding dan polisi kembali melanjutkan penegakan hukum sejak akhir Maret.

Sejak larangan diberlakukan, hampir 3.000 orang telah ditangkap, sebagian besar karena menunjukkan dukungan terhadap kelompok tersebut, dan ratusan di antaranya kini menghadapi proses hukum.

Larangan tersebut, yang memasukkan Palestine Action ke dalam daftar hitam yang juga mencakup Hamas dan kelompok Hizbullah Lebanon yang didukung Iran, telah memicu reaksi keras.

Polisi membawa pergi seorang demonstran menyerukan pencabutan larangan terhadap kelompok Palestine Action selama demonstrasi di Trafalgar Square di pusat kota London, Inggirs, Sabtu (11/4/2026). Foto: CARLOS JASSO / AFP
Polisi membawa pergi seorang demonstran menyerukan pencabutan larangan terhadap kelompok Palestine Action selama demonstrasi di Trafalgar Square di pusat kota London, Inggirs, Sabtu (11/4/2026). Foto: CARLOS JASSO / AFP

Penyelenggara aksi, Defend Our Juries, menyebut ratusan orang turun ke jalan untuk memprotes keterlibatan pemerintah Inggris dalam genosida di Gaza serta tindakan keras yang keliru terhadap aksi damai di dalam negeri.

Sementara itu, Amnesty UK mengecam penangkapan massal tersebut sebagai kemunduran bagi kebebasan sipil.

“Ini adalah pukulan lain bagi kebebasan sipil di negara ini, penangkapan massal terhadap orang-orang yang hanya memegang poster,” kata Amnesty UK.

Didirikan pada tahun 2020, tujuan Palestine Action yang dinyatakan di situs webnya yang sekarang diblokir adalah untuk mengakhiri partisipasi global dalam rezim genosida dan apartheid Israel.

Mereka terutama menargetkan pabrik-pabrik senjata, khususnya yang dimiliki oleh kelompok pertahanan Israel, Elbit Systems.

Media files:
01knzynzv3y8grfypkcawjmnjm.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar