Bupati Pati Sudewo tiba di Gedung KPK RI, Jakarta, Rabu (27/8). Foto: Iqbal Firdaus/kumparanKPK kembali memanggil Sudewo terkait kasus suap proyek pembangunan jalur kereta api pada Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA). Foto: Iqbal Firdaus/kumparanPanggilan ini kembali dilakukan setelah Sudewo tidak hadir dalam pemeriksaan pada pekan lalu. Foto: Iqbal Firdaus/kumparanSebelumnya, KPK mengungkapkan Sudewo merupakan salah satu pihak yang diduga menerima aliran uang dari kasus dugaan suap proyek jalur kereta api pada DJKA Kemenhub. Foto: Iqbal Firdaus/kumparanDiduga penerimaan uang itu terjadi saat dia menjabat sebagai anggota DPR RI. Foto: Iqbal Firdaus/kumparanNama Sudewo muncul setidaknya dalam dua dakwaan perkara ini. Yakni dalam dakwaan Putu Sumarjaya selaku Kepala Balai Teknik Perkeretaapian wilayah Jawa Bagian Tengah (BTP Jabagteng) dan Bernard Hasibuan selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BTP Jabagteng. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Bupati Pati Sudewo tiba di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (27/8).
KPK memanggil Sudewo terkait kasus suap proyek pembangunan jalur kereta api pada Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA).
Panggilan ini kembali dilakukan setelah Sudewo tidak hadir dalam pemeriksaan pada pekan lalu.
Sebelumnya, KPK mengungkapkan Bupati Pati itu merupakan salah satu pihak yang diduga menerima aliran uang dari kasus dugaan suap proyek jalur kereta api pada DJKA Kemenhub. Diduga penerimaan uang itu terjadi saat dia menjabat sebagai anggota DPR.
Nama Sudewo muncul setidaknya dalam dua dakwaan perkara ini. Yakni dalam dakwaan Putu Sumarjaya selaku Kepala Balai Teknik Perkeretaapian wilayah Jawa Bagian Tengah (BTP Jabagteng) dan Bernard Hasibuan selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BTP Jabagteng.
Bupati Pati Sudewo tiba saat memenuhi panggilan KPK di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (27/8/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar