Search This Blog

Sekjen WHO: Kelaparan Massal di Gaza Buatan Manusia

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Sekjen WHO: Kelaparan Massal di Gaza Buatan Manusia
Jul 24th 2025, 11:43 by kumparanNEWS

Kepala WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus. Foto: AFP/FABRICE COFFRINI
Kepala WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus. Foto: AFP/FABRICE COFFRINI

Sekjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bencana kelaparan yang melanda Gaza adalah situasi yang disengaja.

"Saya tidak tahu apa yang akan Anda sebut selain kelaparan massal, dan itu buatan manusia, dan itu sangat jelas," kata Tedros dalam konferensi pers virtual yang disiarkan langsung dari Jenewa, dikutip dari Reuters, Kamis (24/7).

Ia menegaskan kondisi yang semakin menyengsarakan kehidupan warga di Gaza ini adalah akibat dari blokade yang dilakukan Israel.

"Ini karena blokade," sambungnya.

Israel memutus semua pasokan bantuan kemanusiaan--termasuk makanan--yang masuk ke wilayah Gaza pada Maret dan mencabutnya pada Mei.

Kendati demikian, pencabutan itu dilakukan secara parsial dengan dalih untuk mencegah bantuan itu jatuh ke Hamas.

Warga Palestina dan anak-anak berkumpul untuk menerima makanan dari dapur umum, di tengah krisis kelaparan, di Nuseirat, Jalur Gaza tengah, Senin (20/7/2025). Foto: Ramadan Abed/REUTERS
Warga Palestina dan anak-anak berkumpul untuk menerima makanan dari dapur umum, di tengah krisis kelaparan, di Nuseirat, Jalur Gaza tengah, Senin (20/7/2025). Foto: Ramadan Abed/REUTERS

Akibat kondisi itu, badan-badan bantuan internasional menyatakan hanya sedikit bantuan yang dibutuhkan yang mencapai warga Gaza. Lebih dari 100 lembaga bantuan internasional dan independen menyerukan bencana kelaparan telah melanda Gaza.

Akan tetapi, Israel menepis tuduhan dan menyatakan telah membiarkan cukup makanan masuk ke Gaza selama perang. Mereka mengaku berkomitmen untuk terus mengizinkan masuknya bantuan, meski di saat yang sama mereka menyebut harus menyaringnya agar tepat sasaran.

Israel menyalahkan Hamas atas penderitaan yang dialami 2,2 juta penduduk Gaza hingga saat ini.

Bantuan kemanusiaan yang berhasil masuk ke Gaza kebanyakan merupakan inisiasi Israel dan distribusinya bermasalah. PBB mengkritik lantaran penerima bantuan harus berebut dan saling injak saat ingin mengambil bantuan.

Bahkan, tentara Israel melakukan penembakan massal kepada penerima bantuan ketika berada atau tengah dalam perjalanan menuju pusat-pusat bantuan.

Hingga saat ini lebih dari 800 orang tewas dalam beberapa minggu terakhir yang sebagian besar akibat penembakan massal oleh tentara Israel yang ditempatkan di dekat pusat distribusi Yayasan Kemanusiaan Gaza--yayasan yang juga didukung oleh sekutu Israel, AS.

Media files:
wjni466dzovr8hozqoui.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar