Mayoritas anggota parlemen Israel (Knesset) mendukung mosi deklaratif untuk menganeksasi wilayah Tepi Barat, dengan 71 suara setuju dan hanya 13 menolak. Meski belum berdampak hukum langsung, langkah ini dinilai memperkecil peluang terbentuknya negara Palestina yang merdeka. Wilayah yang disebut Israel sebagai Yudea, Samaria, dan Lembah Yordan kini dihuni sekitar 3 juta warga Palestina dan lebih dari 500 ribu pemukim Israel. Aneksasi ini mempertegas arah kebijakan pemerintah Netanyahu yang bertolak belakang dengan solusi dua negara yang didukung komunitas internasional. Di sisi lain, kekerasan terhadap warga Palestina di Tepi Barat semakin memburuk sejak dimulainya operasi militer Israel pada Oktober lalu. Dosen hubungan internasional Amjad Abu El Ezz menilai, eskalasi ini merupakan bagian dari strategi untuk mendorong eksodus warga Palestina dan menggagalkan pendirian negara mereka. Sementara itu, perundingan gencatan senjata tak kunjung menemui titik terang. Pemerintah Israel mengungkapkan pihaknya telah menarik tim negosiasinya dari Qatar. 📸: Dok. AFP, Reuters. Follow WhatsApp Channel kumparan untuk dapat Informasi terpercaya dikirim langsung ke WhatsApp kamu. Ketik kum.pr/WAchannel di browser kamu sekarang, agar bisa share informasi tanpa ragu. #focus#tepibarat#news#videonews#israel#palestina#tepibaratpalestina#isuglobal#konflik#konflikglobal#info#beritaterkini#berita#infoterkini#bicarafaktalewatberita#kumparan
Israel semakin menunjukkan ambisinya untuk menganeksasi wilayah Tepi Barat, Palestina, setelah mayoritas anggota parlemen (Knesset) mendukung penerapan kedaulatan atas wilayah tersebut dalam pemungutan suara pada Kamis (24/7). Meskipun bersifat tidak mengikat secara hukum, mosi yang digagas oleh Menteri Keuangan sayap kanan Bezalel Smotrich ini dinilai memperkuat pendudukan Israel di Tepi Barat, terutama karena Smotrich juga bertanggung jawab atas administrasi permukiman ilegal di wilayah tersebut. Knesset menyebut aneksasi ini akan memperkuat keamanan dan klaim historis Israel atas tanah yang mereka anggap sebagai tanah air Yahudi. Namun, langkah ini memicu kecaman keras dari Palestina dan komunitas internasional. Wakil Presiden Palestina Hussein al-Sheikh menyebutnya sebagai serangan langsung terhadap hak rakyat Palestina dan prospek perdamaian jangka panjang. Kementerian Luar Negeri Palestina juga menilai aneksasi ini sebagai bentuk kolonialisme dan pengabaian terhadap hukum internasional serta resolusi-resolusi PBB. Indonesia, melalui Kementerian Luar Negeri, turut mengutuk aksi sepihak Israel dan menegaskan bahwa pengambilalihan wilayah dengan kekerasan melanggar prinsip dasar hukum internasional. Dukungan terhadap Solusi Dua Negara kembali digaungkan, bersama dengan kecaman dari negara-negara seperti Turki, Iran, dan Malaysia. 📸: Dok. Knesset Channel via AP, Niels van der Pas via AP, Reuters. Follow WhatsApp Channel kumparan untuk dapat Informasi terpercaya dikirim langsung ke WhatsApp kamu. Ketik kum.pr/WAchannel di browser kamu sekarang, agar bisa share informasi tanpa ragu. #focus#tepibarat#news#videonews#israel#palestina#tepibaratpalestina#isuglobal#konflik#konflikglobal#info#beritaterkini#berita#infoterkini#bicarafaktalewatberita#kumparan
71 suara setuju Israel caplok Tepi Barat Palestina, cuma 13 yang menolak. Mayoritas anggota parlemen Israel, Knesset, menyetujui aneksasi Tepi Barat. Mereka serukan penerapan kedaulatan Israel atas Yudea, Samaria, dan Lembah Yordan, istilah Israel buat Tepi Barat. Sebenarnya, mosi yang diajukan koalisi PM Netanyahu ini hanya bersifat deklaratif, tak ada implikasi hukum langsung. Namun, itu dinilai bakal mempersulit terwujudnya negara Palestina di masa depan. Rencana aneksasi ini jadi sinyal sulitnya ciptakan negara Palestina yang layak, yang dinilai dunia internasional sebagai cara paling realistis buat selesaikan konflik Israel-Palestina. Saat ini, ada sekitar 3 juta warga Palestina dan lebih dari 500 ribu pemukim Israel di Tepi Barat. Namun, kekerasan sering dialami warga Palestina yang tinggal di wilayah itu. Tak hanya oleh aparat keamanan, tapi juga dari pemukim Israel. #focus#tepibarat#news#svl#israel#palestina#tepibaratpalestina#isuglobal#konflik#konflikglobal#info#beritaterkini#berita#infoterkini#bicarafaktalewatberita#kumparan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar