Search This Blog

Penjelasan Kepala BGN Soal Menu MBG Bahan Mentah di Tangsel

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Penjelasan Kepala BGN Soal Menu MBG Bahan Mentah di Tangsel
Jun 19th 2025, 12:26 by kumparanNEWS

Kepala BGN Dadan Hindayana menjawab pertanyaan wartawan di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Sabtu (25/1/2025). Foto: Alya Zahra/kumparan
Kepala BGN Dadan Hindayana menjawab pertanyaan wartawan di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Sabtu (25/1/2025). Foto: Alya Zahra/kumparan

Beredar ramai di media sosial soal menu Makan Bergizi Gratis (MBG) berupa bahan mentah untuk 5 hari sekaligus di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel). Ini tentu berbeda dengan distribusi MBG yang selama ini sudah berjalan.

Menanggapi hal itu, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana menegaskan hingga saat ini belum ada kebijakan resmi yang mengatur pembagian Makan Bergizi Gratis atau MBG berupa bahan mentahan selama masa libur sekolah.

"Belum ada kebijakan BGN seperti itu (memberikan menu MBG bahan mentah)," kata Dadan dalam keterangan resminya, Kamis (19/6).

Dadan menjelaskan, saat ini, BGN tengah menyusun petunjuk teknis (juknis) untuk pelaksanaan Program MBG selama libur sekolah. Penyusunan juknis tersebut mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk pola kehadiran peserta didik dan keberlanjutan pemberian asupan gizi secara efektif.

Untuk menyusun kebijakan yang tepat dan adaptif, BGN telah meminta Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah untuk melakukan survei langsung kepada peserta didik, untuk mengetahui intensitas kehadiran mereka ke sekolah untuk menerima manfaat MBG.

"Jika siswa masih bisa datang ke sekolah, maka MBG akan diberikan dalam bentuk fresh food, dan siswa juga bisa dibekali makanan tahan lebih lama, seperti telur, buah, dan susu untuk 1 atau 2 hari ke depan," jelasnya.

Namun, Dadan mengatakan, jika mayoritas peserta didik tidak dapat hadir ke sekolah selama masa liburan, maka BGN akan menyesuaikan penyaluran program dengan fokus terhadap kelompok rentan lainnya yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita agar manfaat gizi tetap tersalurkan secara optimal

"Kami memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil tetap berlandaskan prinsip pemerataan gizi, efektivitas penyaluran, dan keberlanjutan manfaat. Tidak ada keputusan sepihak terkait format pembagian MBG tanpa landasan kebijakan dari BGN," tegas Dadan.

Alasan SPPG Beri Bahan Mentah MBG

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yasmit (yayasan mualaf Indonesia Timur) Ciputat Timur, Kota Tangsel, mengakui bila pemberian bahan mentah berupa beras, pada menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) dilakukan agar bisa disimpan lebih lama.

"Beras diberikan dalam bentuk mentah agar dapat dibawa pulang dan disimpan lebih lama," kata Kepala SPPG Yasmit Ciputat Timur, A. Basiro, Kamis, (19/6).

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap kondisi sekolah yang sedang libur atau menjalani class meeting atau ujian, sehingga siswa tetap dapat menerima manfaat program MBG.

"Memang tidak ada aturannya, namun ini kami lakukan sebagai penyesuaian terhadap kondisi sekolah yang sedang libur atau menjalani class meeting atau ujian," ujarnya.

Basiro mengklaim, tidak menggunakan makanan kemasan karena ingin menghindari penggunaan bahan pengawet, pewarna, dan pemanis buatan, serta meminimalisir konsumsi ultra processed food. Seperti yang telah ramai dibahas di media sosial, penggunaan makanan kemasan menimbulkan banyak kekhawatiran dari masyarakat.

"Oleh karena itu, dapur kami berkomitmen memberikan makanan real food yang lebih sehat dan alami. Beras diberikan mentah agar bisa dimasak sendiri di rumah sesuai kebutuhan. Sedangkan lauk pauk sudah disiapkan dalam kondisi matang," jelasnya.

Namun, pihaknya memastikan menu yang diberioan tersebut tetap sesuai dengan standar gizi yang diarahkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

"Menu MBG ini sesuai arahan BGN dan sudah diperhitungkan gizinya," ungkapnya.

Media files:
01jje7gzkpfgmfh3tytze9a9p5.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar