Search This Blog

Malam 1 Suro Tahun Ini Bertepatan dengan Jumat Kliwon, Terjadi 8 Tahun Sekali

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Malam 1 Suro Tahun Ini Bertepatan dengan Jumat Kliwon, Terjadi 8 Tahun Sekali
Jun 26th 2025, 12:25 by Pandangan Jogja

Tradisi mubeng beteng tiap malam 1 Suro di Yogyakarta. Foto: Pandangan Jogja/Iqbaltwq
Tradisi mubeng beteng tiap malam 1 Suro di Yogyakarta. Foto: Pandangan Jogja/Iqbaltwq

Malam 1 Suro tahun ini bertepatan dengan malam Jumat Kliwon, kombinasi yang hanya terjadi setiap delapan tahun sekali.

Kanjeng Mas Tumenggung (KMT) Projo Suwasono, abdi dalem Keraton Yogyakarta yang juga salah satu panitia mubeng beteng, menjelaskan bahwa peristiwa ini sudah ditentukan dalam sistem penanggalan Sultan Agungan.

"1 Suro dan Jumat Kliwon baru akan bersamaan lagi itu 8 tahun lagi, itu sudah ditentukan di Penanggalan Sultan Agungan, itu sudah pasti," kata KMT Projo Suwasono saat ditemui Pandangan Jogja, Selasa (24/6).

Abdi dalem Keraton Yogyakarta yang juga salah satu panitia mubeng beteng, KMT Projo Suwasono. Foto: Pandangan Jogja/Iqbaltwq
Abdi dalem Keraton Yogyakarta yang juga salah satu panitia mubeng beteng, KMT Projo Suwasono. Foto: Pandangan Jogja/Iqbaltwq

Ia menambahkan, dalam sistem tersebut terdapat delapan nama tahun yang berputar secara siklik: Alip, Ehe, Jimawal, Je, Dal, Be, Wawu, dan Jimakir. Karena itu, posisi hari dalam setiap pergantian 1 Suro selalu berubah setiap tahunnya.

Abdi dalem lain, Isdarmoko, mengatakan bahwa malam 1 Suro sudah lama dianggap istimewa oleh masyarakat Yogyakarta. Sebagian menyebut malam tersebut sebagai dino angker atau hari keramat. Namun ia mengingatkan agar pemahaman ini tidak dikaitkan dengan praktik yang bertentangan dengan ajaran agama.

"Memang berkembang ya di masyarakat ya khususnya di Yogyakarta sudah dianggap sebagai sesuatu yang istimewa kemudian Malam Jumat Kliwon itu juga dianggap hari yang sangat khusus bahkan ada yang menyampaikan itu hari keramat atau dino angker," kata Isdarmoko.

"Nanti jangan sampai timbul 'wah masyarakat Jogja kok koyo mistis ya', apalagi nanti dibenturkan dengan agama 'wah berarti ini musyrik', jelas ini paham yang keliru," lanjutnya.

Abdi dalem Keraton Yogyakarta, Isdarmoko. Foto: Pandangan Jogja/Iqbaltwq
Abdi dalem Keraton Yogyakarta, Isdarmoko. Foto: Pandangan Jogja/Iqbaltwq

Menurutnya, malam 1 Suro merupakan waktu yang tepat untuk membersihkan diri secara lahir dan batin. Kegiatan seperti mocopatan (membaca tembang berisi doa dan ajaran moral) dipandang sebagai bentuk penyambutan tahun baru Jawa yang positif.

"Kita isi malam itu dengan hal-hal yang baik, yang positif, dengan doa-doa," ujarnya.

Selain 1 Suro, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada bulan Mulud dalam kalender Jawa tahun ini juga akan jatuh bertepatan dengan Jumat Kliwon.

Media files:
01jynawf80jz00ehgvdstftydf.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar