Sentra Tumou Tou Manado, sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan, memastikan seluruh persiapan tengah dikebut agar sesuai dengan target waktu yang telah ditentukan.
Menurut Kepala Sentra Tumou Tou Manado, Meerada Saryati Aryani, Sulut akan memiliki dua lokasi Sekolah Rakyat, yaitu di Sentra Tumou Tou Kota Manado untuk jenjang pendidikan menengah pertama, dan di Gedung IPWL Kabupaten Minahasa untuk jenjang menengah atas.
"Saat ini kita sedang melakukan renovasi. Di Sentra Tumou Tou akan dibuka dua kelas dengan kapasitas 50 siswa, sedangkan di Minahasa akan dibuka tiga kelas untuk 75 siswa. Targetnya semua rampung dalam 60 hari kerja," kata Meerada.
Selain menyiapkan infrastruktur, proses pendataan calon siswa juga sementara dilangsungkan. Meerada mengatakan, tahap penetapan peserta didik dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan calon siswa benar-benar berasal dari keluarga kurang mampu.
"Pendamping PKH melakukan assessment awal, kemudian hasilnya diverifikasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) untuk memastikan calon siswa berasal dari kategori desil satu atau keluarga tidak mampu," ujarnya.
Usai proses verifikasi yang dilakukan BPS, Meerada mengatakan data tersebut akan diserahkan kepada pimpinan pemerintah daerah, untuk selanjutnya ditetapkan dan dilakukan proses seleksi.
"Tidak ada tes potensi akademik. Fokus seleksi lebih pada aspek kesehatan, apakah calon siswa mampu tinggal di asrama dan menjalani aktivitas sekolah dengan baik," katanya.
"Untuk guru itu menjadi tanggung jawab dari dinas pendidikan dan sementara ini sedang berproses," ujarnya lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar