Foto: Aktivitas Pekerja dalam Peleburan Timah di Bangka Belitung

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Foto: Aktivitas Pekerja dalam Peleburan Timah di Bangka Belitung
Jan 23rd 2025, 12:30, by Darryl Ramadhan, kumparanBISNIS

Pekerja melakukan pencetakan balok timah di Divisi Pengolahan dan Peleburan Unit Metalurgi PT Timah Tbk di Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (22/1). Foto: Nova Wahyudi/ANTARA FOTO
Dalam satu hari kapasitas produksi pencetakan balok timah dapat mencapai 40 ton. Foto: Nova Wahyudi/ANTARA FOTO
Tak hanya itu, PT Timah Tbk juga mampu mengolah biji timah kadar rendah mulai dari 40-70 persen Sn dengan kapasitas produksi mencapai 40.000 ton timah cair. Foto: Nova Wahyudi/ANTARA FOTO
Foto: Nova Wahyudi/ANTARA FOTO
Foto: Nova Wahyudi/ANTARA FOTO
Foto: Nova Wahyudi/ANTARA FOTO

Pekerja melakukan pencetakan balok timah di Divisi Pengolahan dan Peleburan Unit Metalurgi PT Timah Tbk di Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (22/1).

Dalam satu hari kapasitas produksi pencetakan balok timah dapat mencapai 40 ton.

Tak hanya itu, PT Timah Tbk juga mampu mengolah biji timah kadar rendah mulai dari 40-70 persen Sn dengan kapasitas produksi mencapai 40.000 ton timah cair.

Pekerja melakukan proses pencetakan balok timah di Divisi Pengolahan dan Peleburan Unit Metalurgi PT Timah Tbk di Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (22/1/2025). Foto: Nova Wahyudi/ANTARA FOTO
Pekerja melakukan proses pencetakan balok timah di Divisi Pengolahan dan Peleburan Unit Metalurgi PT Timah Tbk di Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (22/1/2025). Foto: Nova Wahyudi/ANTARA FOTO

Media files:
01jj8qbytgt8r7fyted5d5kh58.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar