Oct 13th 2023, 01:14, by Ochi Amanaturrosyidah, kumparanNEWS
Warga Palestina berkumpul di puing-puing pasca serangan Israel, di Khan Younis di selatan Jalur Gaza, Rabu (11/10/2023). Foto: Ibraheem Abu Mustafa/REUTERS
MUI mendukung segala bentuk ikhtiar Palestina untuk merdeka dan berdaulat demi mewujudkan rasa kemanusiaan yang adil dan beradab. Upaya perdamaian ini salah satunya didasarkan kepada resolusi PBB tentang solusi dua negara.
"Karena itu peperangan harus dihentikan dan seluruh pasukan ditarik mundur. Israel juga harus memberikan seluruh hak-haknya kepada bangsa Palestina sebagai bangsa yang berdaulat dan merdeka," tegas MUI dalam keterangannya, Jumat (13/10).
MUI juga menegaskan, tak boleh ada negara yang memprovokasi keberlanjutan perang untuk mendukung Zionis dalam menganeksasi wilayah Palestina. MUI mengajak seluruh negara di dunia untuk mendukung kemerdekaan Palestina menjadi negara yang merdeka dan berdaulat.
Warga Palestina membawa barang-barang di dekat rumah mereka yang rusak akibat serangan Israel, di Khan Younis di selatan Jalur Gaza, Rabu (11/10/2023). Foto: Ibraheem Abu Mustafa/REUTERS
"Mendorong OKI untuk melakukan pertemuan darurat membahas langkah-langkah strategis mendorong proses perdamaian," lanjut MUI.
MUI lalu menyerukan semua pihak untuk menghentikan segala bentuk kekerasan, termasuk perang yang tak kunjung usai. Oleh karena itu, MUI meminta kedua belah pihak dalam konflik Palestina-Israel untuk melakukan gencatan senjata guna mewujudkan perdamaian abadi.
"MUI meminta pemerintah Indonesia untuk berperan aktif dalam menjalankan amanat konstitusi UUD 1945 dan melakukan langkah-langkah proaktif dalam upaya mewujudkan perdamaian abadi, agar penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan," tutup MUI.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar