Dec 1st 2022, 20:15, by Andika Ramadhan, kumparanNEWS
Santri yang ditodong pistol oleh polisi diberi trauma healing di Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis (1/12/2022). Foto: Dok. Istimewa
Tim konselor Polres Gowa memberikan bantuan untuk mengatasi gangguan psikologis atau trauma healing kepada lima santri yang ditodong pistol oleh Briptu AH di Pondok Pesantren Tahfidz Quran Imam Az-Zuhri, Gowa, Sulawesi Selatan, pada Kamis (1/12)
Kedatangan tim konselor disambut oleh pimpinan Pondok Pesantren Tahfidz Quran, Zuhuri bin Rosli, bersama para pengurus dan kelima santri korban Briptu AH. Para santri itu diberikan semangat dan motivasi akibat mengalami trauma setelah kejadian penodongan.
"Maksud dan tujuan kami datang untuk mengurangi beban psikis dan menghibur. Kami berikan dukungan psikososial bagi santri tersebut, agar mereka tidak trauma akan peristiwa yang dihadapinya baru-baru ini," kata Kanit Jatanras Sat Reskrim Polres Gowa Ipda Haryanto, Kamis (1/12).
Selain silaturahmi dan melakukan trauma healing kepada santri, kunjungan tersebut juga diakuinya sebagai bentuk kepedulian Polri dan prihatin atas peristiwa yang dialami oleh santri-santri tersebut.
"Semoga dengan kedatangan kami ini, adik-adik kita bisa semangat lagi. Mereka tidak ketakutan," ungkapnya.
Santri yang ditodong pistol oleh polisi diberi trauma healing di Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis (1/12/2022). Foto: Dok. Istimewa
Pimpinan Pondok Pesantren Tahfidz Quran, Zuhuri bin Rosli, mengucapkan terima kasih atas kedatangan tim Polres Gowa. Ia senang atas apa yang dilakukan oleh tim konselor kepada santrinya.
"Saat ini santri masih merasa trauma atas kejadian yang dialaminya beberapa waktu lalu. Semoga dengan kedatangan tim dari Polres Gowa bisa mengobati traumanya," ucapnya.
Briptu AH mengamuk di pondok pesantren Tahfidzul Quran Imam Al-Zuhri pada Rabu, 23 November. AH yang memakai kaus tanpa lengan dan bercelana pendek itu juga menodongkan senjata api kepada sejumlah santri yang membuat mereka ketakutan. Kabar yang beredar, dia kesal karena ada lemparan ke arah rumahnya.
Pihak ponpes lalu melaporkan kasus ini ke Polres Gowa. Briptu AH yang merupakan polantas di Polres Makassar saat ini ditahan.
Briptu AH mengacungkan pistol di hadapan santri. Foto: Dok. Istimewa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar