Pulang Mudik, Kecoak dan Tikus Bermunculan di Rumah? Ini Cara Mengusirnya!

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Pulang Mudik, Kecoak dan Tikus Bermunculan di Rumah? Ini Cara Mengusirnya!
Mar 24th 2026, 16:00 by kumparanMOM

Ilustrasi Kecoak Foto: Shutterstock
Ilustrasi Kecoak Foto: Shutterstock

Momen mudik Lebaran membuat banyak keluarga meninggalkan rumahnya beberapa hari untuk pulang ke kampung halaman masing-masing. Setelah pulang mudik, nggak jarang kita mungkin dikagetkan dengan kemunculan berbagai hama seperti tikus, kecoak, hingga serangga lain di dalam rumah.

Rumah yang lama ditinggal kosong dapat menjadi habitat ideal bagi hama untuk masuk, bersarang, bahkan berkembang biak tanpa terdeteksi. Studi menunjukkan bahwa bangunan yang tidak berpenghuni menyediakan lingkungan yang stabil dan minim gangguan, sehingga memungkinkan populasi serangga berkembang meski sumber makanan terbatas.

Selain itu, rumah yang jarang berpenghuni cenderung jarang dibersihkan, lembap, dan memiliki banyak sudut tersembunyi. Kondisi ini memudahkan hama masuk melalui celah kecil, ventilasi, atau saluran tertentu.

Keberadaan hama biasanya baru disadari saat penghuni kembali, misalnya melalui tanda-tanda seperti kotoran, bau tak sedap, hingga kerusakan pada perabot atau instalasi rumah. Karena itu, penting bagi pemilik rumah untuk mengetahui area-area yang rawan menjadi tempat persembunyian hama.

Nah, bila Anda sedang bersiap-siap pulang kembali ke rumah, coba catat beberapa tips untuk mengusir kecoak, tikus, dan serangga lainnya di rumah yang sudah ditinggal beberapa hari terakhir!

Tips Mengusir Kecoak di Rumah yang Ditinggal Mudik

Ilustrasi kecoak bermunculan di rumah yang ditinggal mudik. Foto: Hakaroo Project/Shutterstock
Ilustrasi kecoak bermunculan di rumah yang ditinggal mudik. Foto: Hakaroo Project/Shutterstock

Apakah kecoak cukup banyak bermunculan di sudut rumah Anda, Moms? Selain sanitasi yang buruk, ada beberapa hal yang menjadi penyebab kecoak betah dan selalu datang meski Anda sudah berusaha mati-matian membersihkan rumah.

Jika ingin benar-benar membasminya, ada beberapa hal yang harus segera Anda lakukan:

1. Bersihkan Tumpukkan Koran dan Kardus

Anda mungkin belum membersihkan barang-barang yang tidak terpakai, seperti kardus dan koran, secara keseluruhan sebelum pergi mudik.

Kecoak ternyata suka bersarang di tumpukkan kertas atau kardus karena merasa hangat dan lembab. Selain itu, kecoak juga dapat mengkonsumsi banyak hal lain yang tidak Anda anggap sebagai 'makanan', salah satunya adalah kertas.

Oleh karena itu, hal pertama yang bisa dilakukan adalah segera membersihkan tumpukan koran dan kardus sesampainya di rumah nanti, ya!

2. Tutup Akses Masuknya Kecoak

Karena tubuhnya kecil, kecoak dapat dengan mudah masuk melalui celah-celah di rumah. Oleh karena itu, penting untuk menutup berbagai titik yang berpotensi menjadi jalur masuk, seperti area di sekitar jendela, pintu, atap atau langit-langit, serta lubang untuk saluran listrik, gas, dan pipa pembuangan.

3. Jangan 'Memberi Makan' Kecoak

Tidak hanya tikus, kecoak juga tertarik pada sisa makanan. Jika makanan dibiarkan di atas meja, kecoak bisa dengan mudah mendatanginya. Karena itu, pastikan tidak ada sisa makanan yang terbuka, serta jaga kebersihan area makan agar tidak ada remah yang berserakan di lantai.

Tips Mengusir Tikus di Rumah yang Ditinggal Mudik

Ilustrasi tikus bermunculan di rumah yang ditinggal mudik. Foto: Kelly Marken/Shutterstock
Ilustrasi tikus bermunculan di rumah yang ditinggal mudik. Foto: Kelly Marken/Shutterstock

1. Gunakan Campuran Cuka Putih dan Kapur Barus

Aroma asam dari cuka dan bau menyengat kapur barus tidak disukai tikus, sehingga efektif mengusirnya dari area rumah.

2. Manfaatkan Minyak Esensial

Aroma kuat seperti peppermint, cengkeh, kayu putih, atau kayu manis bisa membuat tikus tidak nyaman dan menjauh.

3. Pasang Perangkap Tikus

Gunakan jebakan dengan umpan makanan agar tikus tertarik masuk dan terperangkap.

4. Gunakan Lem Tikus

Oleskan lem pada papan dan letakkan di jalur yang sering dilalui tikus agar mereka menempel saat melintas.

5. Gunakan Racun Tikus

Jika udah terlalu banyak tikusnya, racun bisa digunakan, tetapi harus sangat hati-hati dan dijauhkan dari anak-anak serta hewan peliharaan. Ini bisa jadi opsi terakhir bila cara-cara sebelumnya kurang efektif, ya!

Media files:
hqeqpicg2v0w8kzasuxz.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar