LPSK Beri Perlindungan Darurat ke Aktivis KontraS yang Disiram Air Keras

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
LPSK Beri Perlindungan Darurat ke Aktivis KontraS yang Disiram Air Keras
Mar 15th 2026, 12:29 by kumparanNEWS

Diduga aksi penyiraman air keras di Jembatan Talang, Menteng Jakarta Pusat. Foto: Dok. Istimewa
Diduga aksi penyiraman air keras di Jembatan Talang, Menteng Jakarta Pusat. Foto: Dok. Istimewa

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) memberikan perlindungan darurat kepada Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, yang disiram air keras oleh orang tak dikenal (OTK).

"Perlindungan darurat ini bertujuan memberikan rasa aman kepada korban sesaat setelah terjadinya tindak pidana," kata Wakil Ketua LPSK, Sri Suparyati, dalam keterangannya, Minggu (15/3).

Sri menjelaskan, permohonan perlindungan ini diajukan oleh ayah Andrie. Keluarga meminta agar perlindungan diberikan meliputi pemenuhan hak prosedural, perlindungan fisik, serta bantuan medis.

Menindaklanjuti permohonan tersebut, LPSK langsung melakukan sejumlah langkah guna memastikan penanganan medis korban cepat terpenuhi.

Selain itu, LPSK juga langsung memberikan petugas pengawal untuk memberikan perlindungan melekat kepada Andrie. Termasuk melakukan asesmen awal guna memberikan perlindungan lanjutan.

"LPSK sudah melakukan langkah perlindungan darurat berupa pendampingan, pengawalan melekat atau monitoring, serta bantuan medis bagi korban selama menjalani perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo," ujar Sri.

Dia menambahkan, LPSK juga telah menurunkan tim guna memantau perkembangan penanganan perkaranya. LPSK juga mendesak agar pelaku penyiraman air keras bisa segera diungkap.

Sementara itu Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini. Kapolri mengatakan Presiden Prabowo memberi atensi khusus soal penuntasan kasus tersebut.

"Saat ini saya telah mendapatkan perintah langsung dari Bapak Presiden untuk melaksanakan pengusutan tuntas secara profesional, transparan," kata Sigit di Stasiun Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (15/3).

Sigit memastikan, pengusutan perkara ini akan dilakukan secara scientific crime investigation. Hingga kini, proses pengumpulan alat bukti dan keterangan saksi masih dilakukan.

"Yang kita lakukan tentunya tetap mengedepankan scientific crime investigation. Saat ini, kita sedang melakukan pengumpulan informasi-informasi dan informasi-informasi tersebut nantinya akan kita dalami satu per satu," ujarnya.

Media files:
01kkk9h09b31zynztkcvxxvja8.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar