Harga Minyak Mentah Anjlok 11% Usai Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Harga Minyak Mentah Anjlok 11% Usai Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir
Mar 11th 2026, 07:40 by kumparanBISNIS

Ilustrasi kilang minyak di AS. Foto: Jim Parkin/Shutterstock
Ilustrasi kilang minyak di AS. Foto: Jim Parkin/Shutterstock

Harga minyak mentah anjlok lebih dari 11 persen pada Selasa (10/3), penurunan persentase paling tajam dalam sesi perdagangan sejak 2022, sehari setelah Presiden AS Donald Trump memprediksi berakhirnya perang dengan Iran yang telah mengganggu aliran minyak mentah global.

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent berjangka turun USD 11,16, atau 11 persen menjadi USD 87,80 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS ditutup pada USD 83,45 per barel, turun USD 11,32, atau 11,9 persen.

Kedua patokan tersebut mencatat penurunan persentase harian terbesar sejak Maret 2022, setelah melonjak ke level tertinggi empat tahun sehari sebelumnya.

Pada Selasa (10/3), Trump mengatakan perang melawan Iran akan segera berakhir dan memprediksi harga minyak dunia akan turun dalam waktu dekat. Pernyataan tersebut disampaikan Trump di tengah gejolak pasar energi global akibat konflik yang melibatkan Iran dan Israel.

Optimisme Trump muncul di tengah lonjakan harga minyak dunia yang sempat menembus lebih dari USD 100 per barel. Kenaikan harga terjadi karena kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan energi global akibat konflik di Timur Tengah.

"Kita mencapai kemajuan besar menuju penyelesaian tujuan militer kita," kata Trump dalam konferensi pers.

Batu Bara

Harga batu bara ICE Newcastle juga anjlok pada penutupan perdagangan Selasa. Berdasarkan situs Barchart, harga batu bara untuk kontrak Maret 2026 turun 4,43 persen dan berada di harga USD 131,55 per ton.

CPO

Adapun harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) berjangka Malaysia melesat pada Senin (9/3). Berdasarkan situs tradingeconomics, harga CPO naik 4,41 persen menjadi sekitar MYR 4.568 per ton.

Nikel

Harga nikel terpantau mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan Selasa. Harga nikel berdasarkan London Metal Exhange (LME) sedikit naik 0,11 persen menjadi USD 17.488 per ton.

Timah

Sementara itu, harga timah terpantau mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Selasa. Harga timah berdasarkan situs London Metal Exhange (LME) turun tipis 0,49 persen dan menetap di USD 50.439 per ton.

Media files:
01jet99x1kkj5gmr389jb6by2m.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar