Hacker Iran Klaim Sukses Bobol Email Pribadi Direktur FBI Kash Fatel

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Hacker Iran Klaim Sukses Bobol Email Pribadi Direktur FBI Kash Fatel
Mar 30th 2026, 17:02 by kumparanTECH

Ilustrasi hacker. Foto: Karina Sari/kumparan
Ilustrasi hacker. Foto: Karina Sari/kumparan

Kelompok hacker yang diduga didukung pemerintah Iran, Handala, mengeklaim telah membobol akun email pribadi Direktur FBI, Kash Patel. Klaim tersebut disampaikan melalui situs resmi mereka pada Jumat (27/3).

Handala juga menyertakan sejumlah foto Patel saat usianya masih lebih muda, serta tautan menuju kumpulan file yang diduga berasal dari akun Gmail pribadinya. Menanggapi hal ini, juru bicara FBI mengatakan pihaknya telah mengetahui adanya upaya peretasan terhadap email pribadi Patel.

"FBI menyadari adanya upaya tindakan kejahatan yang menargetkan informasi email pribadi Direktur Patel, dan kami telah mengambil semua langkah yang diperlukan untuk memitigasi potensi risiko," ujar perwakilan FBI, dikutip TechCrunch.

FBI menegaskan data yang bocor bersifat lama dan tidak melibatkan informasi pemerintah. Selain itu, mereka juga menawarkan hadiah hingga 10 juta dolar AS bagi siapa pun yang dapat memberikan informasi terkait kelompok hacker Handala.

Berdasarkan penelusuran TechCrunch, sebagian email yang dibocorkan oleh Handala, ditemukan bahwa beberapa email memiliki tanda tangan kriptografis yang sesuai, sehingga memperkuat dugaan bahwa email tersebut autentik.

Direktur FBI Kash Patel (kanan) berjalan bersama Gubernur Utah Spencer Cox setelah konferensi pers, saat mereka mengunjungi lokasi kejadian di Utah Valley University, setelah aktivis dan komentator sayap kanan AS, Charlie Kirk ditembak hingga tewas. Foto: REUTERS/Cheney Orr
Direktur FBI Kash Patel (kanan) berjalan bersama Gubernur Utah Spencer Cox setelah konferensi pers, saat mereka mengunjungi lokasi kejadian di Utah Valley University, setelah aktivis dan komentator sayap kanan AS, Charlie Kirk ditembak hingga tewas. Foto: REUTERS/Cheney Orr

Dalam beberapa kasus, Patel disebut mengirim email dari alamat Departemen Kehakiman AS miliknya pada 2014 ke akun Gmail pribadinya. Email-email tersebut juga dinilai asli. Kumpulan file yang bocor tersebut diperkirakan berasal dari periode hingga sekitar tahun 2019.

Departemen Kehakiman AS belum memberikan tanggapan resmi terkait insiden ini. Namun, Reuters melaporkan, seorang pejabat di lembaga tersebut telah mengonfirmasi adanya peretasan.

Kelompok Handala diketahui semakin aktif melancarkan serangan siber sejak pecahnya konflik AS-Israel melawan Iran sejak Februari lalu. Salah satu serangan terbesar yang mereka lakukan adalah sebuah peretasan terhadap perusahaan teknologi medis Stryker, yang disebut mengakibatkan puluhan ribu perangkat karyawan terhapus.

Selain itu, kelompok ini juga sempat mempublikasikan data pribadi sejumlah individu yang diduga terkait dengan militer Israel dan kontraktor pertahanan setempat. Setelah serangan terhadap Stryker, FBI sempat menyita sejumlah situs milik Handala. Namun, situs-situs tersebut kembali aktif dengan domain baru.

Jaksa AS juga secara resmi menuduh Kementerian Intelijen dan Keamanan Iran (MOIS) berada di balik operasi kelompok Handala.

Media files:
01j1cgpq0kawcy9v8n87mmvah6.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar