270 Ribu Kendaraan Berangkat Mudik saat Puncak Mudik, Naik 4,26% dari 2025

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
270 Ribu Kendaraan Berangkat Mudik saat Puncak Mudik, Naik 4,26% dari 2025
Mar 19th 2026, 18:44 by kumparanNEWS

Kakorlantas Irjen Pol Agus Suryonugroho saat ditemui di KM 29, Cikarang Utara, Kamis (19/3).  Foto: Rayyan/Kumparan
Kakorlantas Irjen Pol Agus Suryonugroho saat ditemui di KM 29, Cikarang Utara, Kamis (19/3). Foto: Rayyan/Kumparan

Korlantas Polri mencatat adanya peningkatan signifikan pada volume kendaraan di puncak arus mudik tahun ini. Berdasarkan data yang dihimpun hingga Kamis (19/3) pagi, jumlah kendaraan yang melintas mencapai angka 270 ribu unit.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengungkapkan bahwa angka tersebut lebih tinggi dibandingkan periode mudik tahun 2025. Adapun puncak arus mudik tahun ini terjadi pada Rabu (18/3) malam.

"Memang kalau dari data, puncak arus tanggal 18 sampai tadi pagi itu adalah 270 ribu. Kalau dibandingkan tahun lalu, itu ada peningkatan 4,26%. Tahun lalu itu 258 (ribu)," papar Agus di KM 29, Cikarang Utara, Kamis (19/3).

Agus menjelaskan kondisi lalu lintas sendiri pada hari ini sempat ada peningkatan volume kendaraan pada pukul 10.00 WIB hingga 11.00 WIB. Secara umum kondisi lalu lintas hingga saat ini masih terkendali.

"Adapun kondisi daripada arus lalu lintas, khususnya di jalan tol, tentunya juga kami melihat dampaknya ke arteri ya. Sampai saat ini, jam ini, cukup terkendali," sebutnya.

Kendaraan terjebak kemacetan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 47, Karawang, Jawa Barat, Kamis (19/3/2026). Foto: Fakhri Hermansyah/ANTARA FOTO
Kendaraan terjebak kemacetan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 47, Karawang, Jawa Barat, Kamis (19/3/2026). Foto: Fakhri Hermansyah/ANTARA FOTO

Ia juga menjelaskan dinamika arus mudik di Jawa Tengah yang sempat mengalami kepadatan di Exit Krapyak yang menyebabkan kepadatan di Tol ABC Semarang.

"Dan di Jawa Tengah juga ada langkah yang dilakukan oleh Kapolda dan Dirlantas melakukan one way lokal di wilayah jalan tol. Masih terkendali," ujarnya.

"Tentunya akibat arus yang cukup tinggi dari Jakarta, termasuk juga dari Jawa Barat yang menuju ke Jawa Tengah, jadi ujung daripada Exit Krapyak itu cukup padat, sehingga Tol ABC cukup padat, sehingga dilakukan one way lokal di wilayah Jawa Tengah," tambahnya.

Media files:
kumparan.com
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar