Rambut Nyentrik Alysa Liu, Atlet Skating AS yang Cetak Rekor di Winter Olympics

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Rambut Nyentrik Alysa Liu, Atlet Skating AS yang Cetak Rekor di Winter Olympics
Feb 21st 2026, 16:18 by kumparanWOMAN

Peraih medali emas Alysa Liu dari Amerika Serikat merayakan kemenangannya dengan bendera nasionalnya setelah memenangkan Seluncur Tunggal Putri pada Olimpiade Milano Cortina 2026 di Arena Seluncur Es Milano, Milan, Italia, Kamis (19/2/2026). Foto: Amanda Perobelli/REUTERS
Peraih medali emas Alysa Liu dari Amerika Serikat merayakan kemenangannya dengan bendera nasionalnya setelah memenangkan Seluncur Tunggal Putri pada Olimpiade Milano Cortina 2026 di Arena Seluncur Es Milano, Milan, Italia, Kamis (19/2/2026). Foto: Amanda Perobelli/REUTERS

Atlet figure skating (seluncur indah) Alysa Liu sukses mencetak rekor di Olimpiade Musim Dingin (Winter Olympics) 2026. Dia menjadi atlet perempuan Amerika Serikat pertama yang berhasil membawa pulang medali emas di cabang olahraga ini dalam 24 tahun terakhir, Ladies.

Medali emas ini diraih Alysa dalam kategori Short Program Womens Single Skating yang berlangsung di Milano Ice Skating Arena, Italia, pada Kamis (19/2). Dibalut dengan bodysuit pendek emas berkilauan, penampilan Alysa di atas seluncur es berhasil memukau dewan juri dan penonton.

Ketika kompetitornya memilih lagu-lagu lembut dan syahdu untuk mengiringi tarian mereka, Alysa tampak riang berselancar di atas es dengan iringan lagu upbeat yang membangkitkan semangat. Lagu tersebut adalah MacArthur Park, dilantunkan oleh Donna Summers. Setiap putaran, lompatan, hingga tarian Alysa sukses menelurkan skor akhir 226,79.

Alysa Liu dari Amerika Serikat tampil selama Seluncur Bebas pada Olimpiade Milano Cortina 2026 di Arena Seluncur Es Milano, Milan, Italia, Kamis (19/2/2026). Foto: Yara Nardi/REUTERS
Alysa Liu dari Amerika Serikat tampil selama Seluncur Bebas pada Olimpiade Milano Cortina 2026 di Arena Seluncur Es Milano, Milan, Italia, Kamis (19/2/2026). Foto: Yara Nardi/REUTERS

Kemenangan tersebut disambut dengan antusias oleh perempuan berusia 20 tahun ini. Terlebih, ini merupakan pertandingan comeback Alysa setelah sempat pensiun pada 2022 lalu. Alysa kala itu memilih pensiun usai bertanding di Olimpiade Beijing akibat kelelahan dan burn out.

"Satu perasaan luar biasa yang saya rasakan adalah ketika saya berseluncur. Saat saya berseluncur, saya mendengar suara sorakan, saya merasa terhubung dengan audiens. Rasanya, saya ingin berada di luar sana lagi," ucap Alysa, sebagaimana dilansir The Guardian.

Alysa Liu dari Amerika Serikat tampil selama Seluncur Bebas pada Olimpiade Milano Cortina 2026 di Arena Seluncur Es Milano, Milan, Italia, Kamis (19/2/2026). Foto: Yara Nardi/REUTERS
Alysa Liu dari Amerika Serikat tampil selama Seluncur Bebas pada Olimpiade Milano Cortina 2026 di Arena Seluncur Es Milano, Milan, Italia, Kamis (19/2/2026). Foto: Yara Nardi/REUTERS

Meski begitu, emas yang Alysa raih bukan satu-satunya hal yang menarik perhatian. Gaya rambut Alysa yang eksentrik saat tanding juga sukses memalingkan pandangan.

Disebut sebagai gaya rambut halo atau "halo hair", tampilan Alysa ini meliputi lingkaran berwarna pirang cerah yang dihasilkan lewat metode bleaching.

"Halo" dalam bahasa Inggris berarti lingkaran cahaya. Lingkaran tersebut berkontras dengan warna rambut gelap, menciptakan efek melingkar pada rambut. Gaya ini juga dikenal sebagai "racoon hair" atau rambut rakun, karena polanya yang mirip ekor rakun.

Peraih medali emas Alysa Liu dari Amerika Serikat merayakan kemenangannya setelah memenangkan Seluncur Tunggal Putri pada Olimpiade Milano Cortina 2026 di Arena Seluncur Es Milano, Milan, Italia, Kamis (19/2/2026). Foto: Amanda Perobelli/REUTERS
Peraih medali emas Alysa Liu dari Amerika Serikat merayakan kemenangannya setelah memenangkan Seluncur Tunggal Putri pada Olimpiade Milano Cortina 2026 di Arena Seluncur Es Milano, Milan, Italia, Kamis (19/2/2026). Foto: Amanda Perobelli/REUTERS

Gaya rambut eksentrik dan mentereng ini tidak semerta-merta muncul tanpa alasan. Alysa mengatakan, gaya ini punya makna mendalam baginya.

"Saya mulai mewarnai rambut saya dengan gaya halo sejak dua tahun lalu. Setiap tahunnya, saya menambah lingkaran halo itu karena saya melihat diri saya sebagai pohon. Tahukah kamu bahwa batang pohon punya lingkaran cincin? Lingkaran itu adalah penanda usia pohon," kata Alysa, dilansir Cosmopolitan.

Rambut menjadi medium ekspresi bagi Alysa yang menolak mengikuti arus. Olahraga figure skating cenderung identik dengan rambut yang diikat rapi dan digelung. Namun, Alysa menegaskan bahwa dia tidak ingin rambutnya diatur-atur.

Peraih medali emas Alysa Liu dari Amerika Serikat merayakan kemenangan Seluncur Tunggal Putri bersama peraih medali perak dan perunggu pada Olimpiade Milano Cortina 2026 di Arena Seluncur Es Milano, Milan, Italia, Kamis (19/2/2026). Foto: Amanda Perobelli/REUTERS
Peraih medali emas Alysa Liu dari Amerika Serikat merayakan kemenangan Seluncur Tunggal Putri bersama peraih medali perak dan perunggu pada Olimpiade Milano Cortina 2026 di Arena Seluncur Es Milano, Milan, Italia, Kamis (19/2/2026). Foto: Amanda Perobelli/REUTERS

"Saya membuat kesepakatan dengan pelatih-pelatih saya: Jangan pernah ada yang mengatur rambut saya dan jangan pernah mencoba mengubah saya. Jika petinggi dan dewan juri menyuruh saya menghitamkan rambut, saya akan berhenti. Jika saya memutuskan untuk mengubah rambut halo saya, saya akan melakukannya atas kemauan saya sendiri," ungkap perempuan kelahiran 8 Agustus 2005 ini.

Warna pirang milk tea yang berkontras dengan hitam kecokelatan, menciptakan perpaduan apik dengan bodysuit dress emas yang dikenakan Alysa saat bertanding. Bak lampu bersinar, tampilan Alysa sukses mengunci mata para penonton ketika ia beraksi di atas ice rink.

Media files:
01khzp1j9wxk6ypfs9c131w3wd.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar