Rekaman pasukan angkatan laut Israel mencegat kapal Global Sumud Flotilla yang menuju Gaza di perairan internasional pada Kamis (2/10/2025). Foto: Global Sumud Flotilla/HO via REUTERS
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta mengecam keras tindakan Israel yang mencegat kapal-kapal Global Sumud Flotilla yang membawa bantuan ke Gaza di perairan internasional. Menurutnya, Israel telah melanggar hukum internasional.
"Upaya blokade bantuan kemanusiaan terus dilakukan oleh Israel, bahkan rumah sakit dan petugas kesehatan dan kemanusiaan jadi sasaran serangan. Saya kira dalam sejarah modern, di semua zona konflik, bantuan kemanusiaan dilindungi," ucap Sukamta lewat keterangan, Kamis (3/10).
"Tapi ini tidak terjadi di Palestina. Israel terang-terangan melanggar hukum humaniter internasional, menghina nilai-nilai kemanusiaan. Ini jelas tindakan yang sangat keji," tambahnya.
Sukamta pun meminta pemerintah Indonesia untuk melakukan tindakan nyata bersama negara-negara lainnya agar Israel membuka blokade-blokade bantuan ke Gaza.
Wakil Ketua Komisi I Sukamta di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (26/6/2025). Foto: Haya Syahira/kumparan
"Para pemimpin dunia tidak boleh membiarkan arogansi sebuah negara menginjak-injak nilai-nilai kemanusiaan, ini sangat berbahaya dan bisa merusak tatanan perdamaian dunia. Tekanan secara diplomatik, ekonomi dan militer harus dilakukan," ucap politikus PKS itu.
"Saya berharap negara-negara yang punya hubungan dengan Israel segera melakukan pemutusan hubungan diplomatik, melakukan embargo ekonomi dan menghentikan bantuan militer. Ini langkah nyata untuk memberikan tekanan yang lebih kuat ke Israel," tambahnya.
Rekaman pasukan angkatan laut Israel mencegat kapal Global Sumud Flotilla yang menuju Gaza di perairan internasional pada Kamis (2/10/2025). Foto: Global Sumud Flotilla/HO via REUTERS
Lebih lanjut, Sukamta meminta pemerintah agar tak henti-hentinya memberikan bantuan kemanusiaan kepada Gaza.
"Opsi memberikan jalur udara mungkin saat ini yang paling memungkinkan. Saya berharap perintah Indonesia dan juga negara-negara OKI terus mencoba memberikan bantuan kemanusiaan dengan berbagai cara yang paling mungkin, mengingat situasi sangat kritis yang saat ini dialami oleh warga Gaza," tutur Sukamta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar