NASA Siap Kirim 4 Astronaut ke Orbit Bulan Awal 2026

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
NASA Siap Kirim 4 Astronaut ke Orbit Bulan Awal 2026
Sep 26th 2025, 12:00 by kumparanSAINS

Crew Artemis II NASA. (Kiri ke kanan) astronaut NASA, Christina Hammock Koch; Reid Wiseman (duduk); Victor Glover; dan astronaut Badan Antariksa Kanada, Jeremy Hansen. Foto: NASA
Crew Artemis II NASA. (Kiri ke kanan) astronaut NASA, Christina Hammock Koch; Reid Wiseman (duduk); Victor Glover; dan astronaut Badan Antariksa Kanada, Jeremy Hansen. Foto: NASA

NASA memastikan akan mengirim astronaut mengorbit Bulan pada awal 2026. Misi berawak ini menjadi bagian dari persaingan Amerika Serikat dengan China untuk kembali ke permukaan Bulan.

Program penerbangan luar angkasa tersebut diberi nama Artemis 2. Awalnya dijadwalkan lebih cepat, tapi beberapa kali tertunda. Kini, peluncuran ditargetkan paling lambat April 2026, dan bisa dipercepat hingga Februari 2026.

"Kami berkomitmen untuk menepati jadwal itu," kata Lakiesha Hawkins, pejabat senior NASA dalam konferensi pers awal pekan ini sebagaimana dikutip Science Alert.

Dalam misi ini, NASA akan mengirim tiga astronaut asal Amerika Serikat dan satu dari Kanada. Mereka menjadi manusia pertama yang mengorbit Bulan setelah lebih dari setengah abad. Namun, misi Artemis 2 belum akan mendarat di Bulan. Target pendaratan baru akan dicapai pada Artemis 3.

Prada dan Axiom Space mempersembahkan pakaian antariksa (Axiom Extravehicular Mobility Unit) yang dirancang dan dikembangkan untuk misi bulan Artemis III, di Milan, Italia, 16 Oktober 2024. Foto: REUTERS/ Claudia Yunani
Prada dan Axiom Space mempersembahkan pakaian antariksa (Axiom Extravehicular Mobility Unit) yang dirancang dan dikembangkan untuk misi bulan Artemis III, di Milan, Italia, 16 Oktober 2024. Foto: REUTERS/ Claudia Yunani

Artemis adalah program andalan NASA untuk membawa manusia kembali ke Bulan. Sementara itu, China juga tengah menyiapkan program serupa dan menargetkan misi berawak pertama ke Bulan paling lambat pada 2030.

Ambisi ini tak lepas dari dorongan politik. Pada masa jabatan keduanya, Presiden AS Donald Trump meningkatkan tekanan pada NASA agar mempercepat kemajuan program luar angkasa. Trump, yang meluncurkan program Artemis pada periode pertamanya, ingin AS segera kembali ke Bulan dan kelak menjelajah Mars.

Baik AS maupun China sama-sama berencana membangun basis permanen di Bulan dalam jangka panjang.

Pemerintahan Trump bahkan menyebut persaingan ini sebagai "perlombaan antariksa kedua", merujuk pada kompetisi era Perang Dingin abad ke-20 antara Amerika Serikat dan Uni Soviet.

"Ada keinginan bagi kami untuk kembali ke permukaan Bulan dan menjadi yang pertama kembali ke sana," ujar Hawkins. "Tujuan utama NASA adalah melakukannya dengan aman."

Media files:
01k605da8s01qmgpran60cnzqe.png image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar