Mentan Sebut Sektor Pertanian Dapat Rp 89 T dari Kucuran Dana ke Himbara

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Mentan Sebut Sektor Pertanian Dapat Rp 89 T dari Kucuran Dana ke Himbara
Sep 22nd 2025, 13:15 by kumparanBISNIS

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan keterangan pers terkait hasil kunjungan kenegaraan ke Yordania di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Kamis (17/4/2025). Foto: Fauzan/ANTARA FOTO
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan keterangan pers terkait hasil kunjungan kenegaraan ke Yordania di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Kamis (17/4/2025). Foto: Fauzan/ANTARA FOTO

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebutkan sektor pertanian juga mendapat alokasi dari kucuran Rp 200 triliun ke Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara). Menurutnya, alokasi untuk sektor pertanian mencapai Rp 89 triliun.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyalurkan dana Rp 200 triliun ke himbara, dengan rincian Bank Mandiri, BRI, dan BNI masing-masing mendapat Rp 55 triliun, sementara BTN memperoleh Rp 25 triliun dan BSI Rp 10 triliun. Dana ini wajib disalurkan untuk kredit ke sektor riil.

"Dari Rp 200 triliun kemarin Menteri Keuangan keluarkan ke Himbara, kita dapat bagian Rp 89 triliun," kata Amran dalam rapat percepatan hilirisasi komoditas perkebunan di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan pada Senin (22/9).

Dengan adanya alokasi ke sektor pertanian yang besar tersebut, Amran juga yakin Indonesia bisa semakin kuat ke depannya.

"Sekarang kalau dalam ruangan ini (para Pemda) bergerak semua, 5 tahun, 10 tahun, Indonesia disegani. Sekarang saja disegani. Ditakuti dunia. Meningkat dari segani, ditakuti dunia, super power," ujarnya.

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono sebelumnya juga mendorong agar sektor pertanian turut memanfaatkan dana tersebut.

Menurutnya, sektor pertanian penting untuk ikut memanfaatkan karena merupakan bagian dari sektor padat karya. Dengan begitu, dana tersebut bisa digunakan untuk suatu kepentingan yang melibatkan banyak orang.

"Karena sawah atau pertanian itu ada di desa-desa. Saya kira kami mendorong itu supaya bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk UMKM dan juga khususnya di sektor pertanian. Karena sektor pertanian itu sektor produksi penting, prioritas, dan juga padat karya. Jadi banyak yang bisa terlibat," ujarnya.

Media files:
01js16jm5pzhzhbry48kf69xpb.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar