Garuda Indonesia Raup Pendapatan Rp 17,7 Triliun Sepanjang Semester I 2025

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Garuda Indonesia Raup Pendapatan Rp 17,7 Triliun Sepanjang Semester I 2025
Sep 22nd 2025, 12:23 by kumparanBISNIS

Ilustrasi pesawat Garuda Indonesia dan pesawat Citilink. Foto: aiyoshi597/Shutterstock
Ilustrasi pesawat Garuda Indonesia dan pesawat Citilink. Foto: aiyoshi597/Shutterstock

PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) mencatatkan pendapatan sebesar USD 1,07 miliar atau setara Rp 17,76 triliun (kurs Rp 16.604 per dolar AS) sepanjang Januari-Juni 2025 atau semester I 2025. Angka ini meningkat USD 24 juta dari periode yang sama tahun sebelumnya (yoy).

Direktur Niaga Garuda Indonesia, Reza Aulia Hakim, mengatakan hingga Juni 2025, perusahaan mengoperasikan total 70 rute penerbangan, yakni 50 rute domestik dan 20 internasional, dengan 52 destinasi.

Maskapai, lanjut dia, saat ini mengoperasikan serviceable armada sebanyak 58 unit, terdiri dari 40 narrow body dan 18 wide body, dengan tingkat keterisian 78 persen untuk penumpang dan 43 persen untuk kargo.

Dengan demikian, Garuda Indonesia mencatatkan pendapatan operasional sebesar USD 1,07 miliar, dengan pengeluaran operasional naik USD 50 juta menjadi USD 1,03 miliar, dan capaian EBITDA meningkat USD 10 juta menjadi USD 250 juta.

"Result-nya adalah operating revenue kami meningkat 24 juta USD, atau sebesar 1,07 miliar USD, dengan operating expense 1,03 miliar USD dengan EBITDA meningkat sehingga menjadi 257 juta USD," kata Reza saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR, Senin (22/9).

Reza melanjutkan, Garuda Indonesia telah menambah frekuensi penerbangan sebesar 2.809 menjadi 37.880 frekuensi, dengan jumlah kapasitas 6,85 juta seat.

Hal ini menyebabkan kenaikan jumlah penumpang sebesar 104 ribu dibandingkan periode yang sama tahun lalu menjadi 5,37 juta penumpang, dan kenaikan kargo sebanyak 933 ribu kilogram menjadi 67,20 juta kilogram sepanjang semester I 2025.

"On time performance kami meningkat sebesar 2,36 poin menjadi 86,2 persen, dan juga utilisasi ini meningkat cukup banyak sebesar 1 jam 10 menit sehingga total utilisasi 58 armada kami menjadi 10 jam 43 menit," lanjut Reza.

Selain itu, Reza juga menyampaikan capaian operasional penerbangan haji pada tahun ini, Garuda Indonesia mencatatkan on time performance (OTP) pada keberangkatan sebesar 96,4 persen, naik cukup signifikan sebesar 16,9 persen dibandingkan tahun lalu, dan fase kepulangan 96 persen atau meningkat 18,4 persen. Capaian tersebut didukung dengan 14 armada, 7 embarkasi, 247 kloter, dan 91.198 jemaah haji.

Media files:
01hed7sgzmh3mkem1ybed0z186.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar