Housekeeping Ungkap Bagian Paling Kotor di Kamar Hotel Meski Terlihat Bersih

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Housekeeping Ungkap Bagian Paling Kotor di Kamar Hotel Meski Terlihat Bersih
Aug 5th 2025, 09:00 by kumparanTRAVEL

Ilustrasi kamar hotel. Foto: Shutterstock
Ilustrasi kamar hotel. Foto: Shutterstock

Saat menginap di hotel, traveler biasanya disuguhkan dengan kasur yang bersih dan juga tertata dengan rapi. Walau demikian, jangan terlena. Sebab, ada beberapa bagian di kamar hotel yang ternyata tidak dibersihkan secara maksimal.

Dilansir Travel and Leisure, para staf housekeeping dan pakar perjalanan mengungkap fakta mengejutkan soal area paling kotor di kamar hotel, dan banyak di antaranya tersembunyi di tempat yang tak terduga.

Menurut Enza Laterrenia, Kepala Housekeeping di Canne Bianche Lifestyle & Hotel, satu kamar biasanya hanya dibersihkan dalam waktu 30 menit oleh dua orang staf. Dalam waktu yang terbatas, tidak semua sudut kamar bisa dibersihkan secara menyeluruh setiap hari.

Bantal Dekoratif

Ilustrasi pembenahan kamar hotel (housekeeping). Foto: Rawpixel.com/shutterstock
Ilustrasi pembenahan kamar hotel (housekeeping). Foto: Rawpixel.com/shutterstock

Maria Diego, Konsultan Perjalanan dari Travel + Leisure, menyebut hal pertama yang ia lakukan saat masuk kamar hotel adalah menyingkirkan bantal dekoratif dan kain bed runner di ujung ranjang.

"Ini hampir tak pernah dicuci," ujarnya.

Laterrenia mengkonfirmasi bahwa elemen dekoratif seperti ini memang jarang masuk daftar laundry, meski sering disentuh oleh banyak tamu.

Telepon dan Permukaan yang Sering Disentuh

Ilustrasi pintu masuk kamar hotel. Foto: Dragon Images/Shutterstock
Ilustrasi pintu masuk kamar hotel. Foto: Dragon Images/Shutterstock

Sementara itu, konsultan perjalanan lainnya, Rani Cheema, mengatakan bahwa telepon kamar hotel adalah barang yang paling tidak higienis. Gagang telepon menurutnya adalah benda yang paling menjijikkan.

"Itu karena tidak ada yang membersihkannya," katanya.

Selain itu, karpet juga menjadi bagian paling kotor berikutnya.

"Karpet cenderung memerangkap debu dan bakteri, menjadikannya salah satu barang yang paling sulit dibersihkan," tutur Laterrenia.

Namun, Cheema mengatakan bahwa banyak properti mewah yang mengganti karpet dengan lantai kayu, atau karpet area kecil yang lebih mudah dibersihkan.

"Banyak hotel bintang lima yang tidak lagi menggunakan karpet, jadi yang tersisa hanyalah lantai kayu keras atau karpet area, dan itu saja," katanya.

Diego juga menyarankan agar tamu berhati-hati terhadap gelas atau barware (peralatan bar) yang disimpan di dalam laci.

"Kita tidak tahu siapa yang menyentuhnya sebelumnya, dan apakah staf housekeeping sempat membersihkannya," ujar Diego.

Area yang Sering Terlewat

Ilustrasi tamu yang sedang menginap di hotel. Foto: Anel Alijagic/Shutterstock
Ilustrasi tamu yang sedang menginap di hotel. Foto: Anel Alijagic/Shutterstock

Beberapa permukaan yang paling sering terabaikan adalah yang tersembunyi.

"Saya juga waspada terhadap peralatan bar di dalam laci atau lemari, apa pun yang mungkin didiamkan dalam waktu lama, atau dipegang oleh tamu tanpa sepengetahuan tim kebersihan," kata Diego.

"Saya juga tidak akan berendam di hotel kecuali hotel bintang lima yang super mewah, dan hanya jika bak mandinya non-jet," lanjutnya.

Sementara itu, Laterrenia mengungkapkan bahwa area-area tertentu sering terabaikan selama pembersihan standar hotel.

"Tempat-tempat yang sulit dijangkau, seperti langit-langit tinggi, lampu gantung, kipas angin langit-langit, batang gorden, dan kepala pancuran sering kali terabaikan," ujarnya.

Jadi, jika menginap di hotel, kamu bisa lap permukaan yang sering disentuh, dan selektiflah dalam menggunakan bak mandi. Jika ragu, tidak ada salahnya untuk membersihkannya sendiri.

Media files:
01g78ktcx07hnxjk32v0dc9scg.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar