Berganti Nomenklatur, Pejabat Pemkot Dikukuhkan

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Berganti Nomenklatur, Pejabat Pemkot Dikukuhkan
Aug 25th 2025, 13:13 by HiPontianak

Pengambilan sumpah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak. Foto: Diskominfo Pemkot Pontianak
Pengambilan sumpah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak. Foto: Diskominfo Pemkot Pontianak

HiPontianak - Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, mengukuhkan Sidig Handanu sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Pontianak, yang sebelumnya bernama Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda). Perubahan nomenklatur ini memerlukan penyesuaian pada jajaran di bawahnya.

Selain itu, Bahasan juga melantik 24 pejabat lain yang terdiri atas 8 pejabat administrator, 1 pejabat pengawas, 13 kepala sekolah, serta 2 kepala puskesmas. Kepada pejabat yang baru dilantik, Wawako berpesan agar aparatur sipil negara (ASN) lebih proaktif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Ia mengingatkan supaya pejabat tidak menunggu keluhan warga atau viral di media sosial sebelum bertindak, terutama dalam menghadapi bencana, pelayanan kesehatan, maupun masalah sosial.

"ASN sudah mendeklarasikan diri siap mengabdi kepada masyarakat, maka harus cepat tanggap dan tidak banyak mengeluh," ujarnya usai pelantikan dan pengambilan sumpah di Aula SSA Kantor Wali Kota, Senin, 25 Agustus 2025.

Penandatanganan berita acara pengangkatan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak. Foto: Dok. Diskominfo Pemkot Pontianak
Penandatanganan berita acara pengangkatan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak. Foto: Dok. Diskominfo Pemkot Pontianak

Pada sektor kesehatan, Bahasan menegaskan pasien darurat harus segera ditangani tanpa dipersulit urusan administrasi. Ia juga menyoroti aturan klaim BPJS Kesehatan yang mewajibkan suhu tubuh 40 derajat sebagai syarat rawat inap, yang dianggap merugikan peserta.

"Hingga kini, kepesertaan BPJS Kesehatan di Pontianak telah mencapai 98 persen. Pemerintah kota juga mengalokasikan Rp56 miliar untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat," imbuhnya.

Wawako Bahasan mengajak seluruh ASN meningkatkan dedikasi, loyalitas, dan kinerja. Evaluasi berkala akan dilakukan dengan menitikberatkan pada kompetensi dan kualitas pelayanan.

"Masyarakat harus merasa puas dengan pelayanan pemerintah kota," tutupnya.

Media files:
01k3fxfh3tq8xpkey4yrvypehb.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar