Bank Indonesia Terus Cermati Ruang Penurunan Suku Bunga

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Bank Indonesia Terus Cermati Ruang Penurunan Suku Bunga
Aug 22nd 2025, 14:13 by kumparanBISNIS

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan paparan saat konferensi pers hasil rapat Dewan Gubernur di Gedung Thamrin Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (19/3/2025). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan paparan saat konferensi pers hasil rapat Dewan Gubernur di Gedung Thamrin Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (19/3/2025). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO

Bank Indonesia mengaku terus mencermati ruang penurunan suku bunga untuk ke depan, setelah dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Agustus, diputuskan suku bunga dipangkas menjadi 5 persen.

"Kami terus mencermati ruang penurunan ke depan," kata Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, di Komisi XI DPR, Jakarta, Jumat (22/8).

Perry mengatakan sejak September 2024, bank sentral sudah lima kali menurunkan suku bunga acuannya sebanyak 125 basis point. Dia mengatakan kebijakan tersebut merupakan dukungan bank sentral dalam menjaga stabilitas moneter.

"Sejak September 2024 sudah turunkan lima kali suku bunga, sebanyak 125 bp menjadi 5 persen. Terendah sejak 2022," katanya.

Sejauh ini, kata Perry, yield Surat Berharga Negara (SBN) 10 tahun di pasar sudah menjadi 6,3 persen. Menurut dia, penurunan yield akan terjadi ke depan sejalan dengan arah penurunan suku bunga Bank Indonesia.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengikuti rapat kerja bersama Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/9/2024). Foto: Asprilla Dwi Adha/ANTARA FOTO
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengikuti rapat kerja bersama Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/9/2024). Foto: Asprilla Dwi Adha/ANTARA FOTO

Sebelumnya, Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 0,25 persen, menjadi 5 persen pada bulan Agustus 2025.

BI juga menurunkan suku bunga deposit facility sebesar 25 basis point menjadi 4,25 persen dan lending facility sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen.

Keputusan suku bunga BI Rate ini konsisten dengan tetap rendahnya perkiraan inflasi tahun 2025 dan 2026 dalam sasaran 2,5 plus minus 1 persen, terjaganya stabilitas rupiah dan perlunya mendorong pertumbuhan ekonomi sesuai dengan kapasitas perekonomian.

Media files:
01jq66wm2ydrsnb0wrqww8z68v.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar