63 Pelajar di Berbagai Daerah Ikuti Olimpiade Genomik Indonesia 2025

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
63 Pelajar di Berbagai Daerah Ikuti Olimpiade Genomik Indonesia 2025
Aug 25th 2025, 07:50 by kumparanSAINS

Puluhan pelejar di berbagai wilayah RI ikuti ajang Olimpiade Genomik Indonesia (OGI) 2025. Foto: kumparan/Ardiansyah
Puluhan pelejar di berbagai wilayah RI ikuti ajang Olimpiade Genomik Indonesia (OGI) 2025. Foto: kumparan/Ardiansyah

Sebanyak 63 siswa-siswi dari seluruh penjuru Nusantara ikut serta dalam ajang Olimpiade Genomik Indonesia (OGI) 2025. Kegiatan ini dirancang untuk memperkenalkan para pelajar Indonesia pada dunia biogenetik dan pendidikan Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika (STEM).

Acara puncak OGI 2025 berlangsung di Gedung Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Jakarta, pada Minggu (24/8). Di sini, para finalis merayakan keberhasilan setelah melewati tahap penyisihan dan semifinal, serta diakhiri dengan rangkaian final selama tiga hari.

"(OGI 2025) lebih dari sebuah kompetisi, ini adalah perjalanan untuk mengenal sains, meraih masa depan, dan menyalakan cahaya pengetahuan," kata Indri Rooslamiati, Kepala Balai Besar Biomedis dan Genomika Kesehatan, Minggu (24/8).

Genomik adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari keseluruhan DNA organisme atau genomnya, termasuk struktur fungsi, evolusi, pemetaan, dan interaksi antar gen, serta bagaimana Informasi genetika ini mempengaruhi kesehatan dan penyakit seseorang.

"DNA itu kalau diibaratkan seperti superhero. Genomik adalah kekuatan supernya, seperti Spiderman dengan jaringnya, atau Superman dengan kemampuan terbangnya," ungkap Indri.

Olimpiade Genomik Indonesia 2025 diinisiasi oleh Indonesia Mengajar dan Regene Academy, dengan keterlibatan luas dari berbagai pemangku kepentingan, seperti perguruan tinggi, organisasi akademik, dan komunitas sains, termasuk Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), BRIN Pusat Biomedis, Universitas Indonesia, dan Universitas Gadjah Mada.

Para juara Olimpiade Genomik Indonesia (OGI) 2025. Foto: kumparan/Muhammad Ardiansyah
Para juara Olimpiade Genomik Indonesia (OGI) 2025. Foto: kumparan/Muhammad Ardiansyah

OGI hadir dengan tujuan menghadirkan sebuah platform yang mampu membangkitkan rasa ingin tahu sekaligus menumbuhkan minat terhadap sains di kalangan Pelajar Indonesia. Peserta OGI 2025 diikuti oleh berbagai jenjang mulai dari Sekolah Dasar hingga Menengah Atas.

"Kalau hari ini ada yang bertanya, siapa anak-anak muda terbaik di bidang genomik di Indonesia? Saya bisa jawab, ada 63 anak yang hadir di sini. Mereka adalah harapan-harapan bangsa," ujar Hikmat Hardono, Ketua Pelaksana OGI.

Sains untuk Semua Kalangan

Berbeda dengan olimpiade sains pada umumnya, OGI menjadi panggung inklusif untuk anak-anak dari pelosok negeri untuk bisa berdiri sejajar dengan mereka yang berasal dari sekolah unggulan di kota-kota besar. Hal ini menjadi simbol bahwa sains kini terbuka untuk semua, tak peduli jarak dan keterbatasan fasilitas.

Para peserta tidak hanya mengikuti perlombaan, tetapi juga praktik langsung di laboratorium modern di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia. Mulai dari ekstraksi DNA dari buah sederhana, kultur sel, teknik PCR, hingga melihat langsung proses elektroforesis agarosa sebagai praktik ilmiah yang biasanya hanya ditemui di Universitas atau pusat riset besar.

"Lombanya dilakukan di Universitas Indonesia, di salah satu laboratorium terbaik di Indonesia. Anak-anak bisa merasakan langsung pengalaman praktik dari pagi hingga malam," ungkap Hardono.

Peserta OGI 2025 menjalani rangkaian tes untuk menguji teori hingga praktik langsung. Tiga tahapan tes yang dilakukan adalah tes tertulis, eksperimen di laboratorium, membuat laporan, serta menyampaikan presentasi secara mandiri.

Puncak acara OGI 2025 diakhiri dengan pengumuman juara olimpiade dari beberapa kategori, seperti juara umum, peserta afirmasi, teori terbaik, analisis jurnal terbaik, serta eksperimen dan presentasi terbaik. Dengan semangat "Belajar, Bertumbuh, Bersinar", Olimpiade Genomik Indonesia diharapkan menjadi langkah awal lahirnya generasi emas yang siap membawa Indonesia bersaing di panggung global.

Media files:
01k3dts28aq4e9dsxfdxdfns7j.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar