Anwar Ibrahim Telepon PM Thailand dan Kamboja, Desak Gencatan Senjata

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Anwar Ibrahim Telepon PM Thailand dan Kamboja, Desak Gencatan Senjata
Jul 25th 2025, 12:35 by kumparanNEWS

Perdana Menteri baru Malaysia Anwar Ibrahim melambai kepada fotografer saat ia tiba di Istana Nasional di Kuala Lumpur, Malaysia 24 November 2022.  Foto: Fazry Ismail/Pool via REUTERS
Perdana Menteri baru Malaysia Anwar Ibrahim melambai kepada fotografer saat ia tiba di Istana Nasional di Kuala Lumpur, Malaysia 24 November 2022. Foto: Fazry Ismail/Pool via REUTERS

Konflik perbatasan antara Thailand dan Kamboja memasuki hari kedua. Hingga hari ini, Thailand dan Kamboja masih saling baku tembak.

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengungkapkan telah menghubungi Perdana Menteri Kamboja Hun Manet dan Plt Perdana Menteri Thailand Phumtham Wechayachai untuk menyampaikan kekhawatiran mendalam Malaysia atas eskalasi konflik di perbatasan.

"Dalam percakapan kami, dalam kapasitas Malaysia sebagai Ketua ASEAN 2025, saya membujuk kedua pemimpin untuk gencatan senjata segera demi mencegah konflik yang lebih parah dan membuka ruang untuk dialog damai dan resolusi diplomatik," kata Anwar Ibrahim dalam keterangannya yang diunggah di Instagram, Jumat (25/7).

Selain itu, Anwar Ibrahim menyambut sinyal positif dan keinginan Thailand dan Bangkok untuk mempertimbangkan dialog dalam penyelesaian konflik perbatasan.

"Malaysia siap membantu dan memfasilitasi proses ini dalam semangat persatuan ASEAN dan tanggung jawab bersama," ujarnya.

"Saya sangat yakin bahwa kekuatan ASEAN terletak pada solidaritasnya dan bahwa perdamaian harus menjadi pilihan bersama dan teguh kita," pungkasnya.

Warga Thailand yang melarikan diri dari bentrokan antara tentara Thailand dan Kamboja berlindung di provinsi Surin, timur laut Thailand, Kamis (24/7/2025). Foto: Sunny Chittawil/AP
Warga Thailand yang melarikan diri dari bentrokan antara tentara Thailand dan Kamboja berlindung di provinsi Surin, timur laut Thailand, Kamis (24/7/2025). Foto: Sunny Chittawil/AP

Korban tewas akibat konflik di perbatasan mencapai 14 orang dari sisi Thailand. Sementara, Kamboja baru melaporkan satu korban tewas akibat baku tembak yang terjadi sejak Kamis (24/7) kemarin.

Kementerian Dalam Negeri Thailand mengatakan lebih dari 100 ribu orang harus mengungsi akibat konflik ini.

Media files:
01gjmgbczr6my88v3nkmeetht5.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar