Polisi Tak Pidana Ibu di Tangsel yang Aniaya Anaknya karena Dagangan Tak Laku

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Polisi Tak Pidana Ibu di Tangsel yang Aniaya Anaknya karena Dagangan Tak Laku
Jun 19th 2025, 10:45 by kumparanNEWS

Ilustrasi kekerasan seksual anak Foto: panitanphoto/shutterstock
Ilustrasi kekerasan seksual anak Foto: panitanphoto/shutterstock

Seorang anak berkebutuhan khusus berinisial N (14) menjadi korban penyiksaan oleh ibu kandungnya, LH (45) di daerah Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Video rekaman saat sang ibu memukuli sang anak terekam CCTV dan ramai di media sosial.

Meski kejadian telah ditangani pihak kepolisian, namun kasus tersebut tak dibawa ke ranah pidana. Polisi memutuskan untuk memediasi perkara tersebut.

"Ini terkait dengan unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak), mengingat di Polsek itu tidak ada unit menangani itu. Tadi perkaranya biasanya langsung ditangani oleh unit PPA Satreskrim Polres Tangerang Selatan. Berarti, dalam proses pemeriksaan itu nanti didamai oleh tim UPTD PPA (Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak) dari kelurahan. Karena masing-masing itu unit, kita bersinergi dan berkolaborasi ya, itu ada bagian-bagiannya," ujar Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, saat dikonfirmasi kumparan, Kamis (19/6).

Kasus ini tak serta merta dibawa ke ranah pidana, namun dimediasi terlebih dahulu oleh UPTD PPA, dengan cara memberikan edukasi kepada sang ibu.

"Jadi memang tidak serta-merta langsung dihukum, enggak. Tapi tugasnya UPTD PPA ini memberikan edukasi kepada masyarakat. Lu kalau melakukan seperti ini, lu ada sanksinya," jelas Bambang.

Ia menekankan pentingnya sosialisasi peran UPTD PPA di tiap-tiap kelurahan, agar masyarakat memahami bahwa tindakan kekerasan terhadap anak dan perempuan memiliki konsekuensi hukum.

"Untuk awalnya memang akan diberikan imbauan dulu, akan diberikan teguran. Tetapi apabila nanti ada pengulangan dan itu dilakukan dengan kesengajaan, peristiwa tersebut berarti akan ada sanksi. Tim UPTD akan bergerak itu," tegas Bambang.

Diketahui, dugaan kekerasan ini terjadi pada Senin (16/6) di Kelurahan Serua, Ciputat Timur. Seorang ibu memukul anaknya yang memiliki kebutuhan khusus karena hasil dagangannya tidak laku. Kejadian tersebut menjadi perhatian publik setelah beredar di Instagram.

Media files:
01hwwa9cra4wzwzsdar3b0hv9j.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar