Petani dari 11 Desa di Mempawah Sepakat Bentuk Jaringan Petani Komoditas

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Petani dari 11 Desa di Mempawah Sepakat Bentuk Jaringan Petani Komoditas
Jun 27th 2025, 13:19 by HiPontianak

Para petani dari 11 desa di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat bergabung dalam Jaringan Petani Komoditas (Jaring PEDAS) untuk meningkatkan peran aktif masyarakat dalam gerakan ekonomi berbasis komoditas lokal. Foto: Dok. Istimewa
Para petani dari 11 desa di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat bergabung dalam Jaringan Petani Komoditas (Jaring PEDAS) untuk meningkatkan peran aktif masyarakat dalam gerakan ekonomi berbasis komoditas lokal. Foto: Dok. Istimewa

Hi!Pontianak - Para petani dari 11 desa di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat sepakat membentuk Jaringan Petani Komoditas (Jaring PEDAS) guna meningkatkan peran aktif masyarakat dalam gerakan ekonomi berbasis komoditas lokal.

Kesepakatan ini diambil pada akhir kegiatan workshop yang digelar Perkumpulan Gemawan di Aula Pertemuan Cafe K-Tamb Mempawah pada Rabu, 25 Juni 2025.

Ketua Panitia, Lani Ardiansyah, mengatakan workshop ini bertujuan untuk mengajak para petani mengidentifikasi masalah, tantangan, dan kebutuhan yang dihadapi secara bersama-sama.

Dalam diskusi pembuka, Hermawansyah selaku Dewan Pengurus Gemawan, memaparkan isu-isu yang mempengaruhi aspek produksi, tata kelola program pertanian, serta pengembangan produk dan pemasaran.

Para peserta aktif berdiskusi dalam gelaran workshop 'Pembentukan dan Penguatan Jaringan Komunitas Petani Berbasis Komoditas di Kabupaten Mempawah'. Foto: Dok. Istimewa
Para peserta aktif berdiskusi dalam gelaran workshop 'Pembentukan dan Penguatan Jaringan Komunitas Petani Berbasis Komoditas di Kabupaten Mempawah'. Foto: Dok. Istimewa

Beberapa isu yang mencuat dalam diskusi antara lain minimnya distribusi bantuan pupuk, pendampingan petani, ancaman gagal panen, kapasitas produksi, pelatihan pengembangan produk untuk meningkatkan nilai tambah, stabilitas harga pasar, hingga peluang ekspor komoditas melalui Pelabuhan Kijing.

Untuk menjawab berbagai masalah dan tantangan tersebut, Hermawansyah menegaskan pentingnya berkumpul dan berserikat, "Setelah kita memetakan masalah, membaca tantangan dan peluang, baru kita merumuskan langkah-langkah berikutnya. Tapi langkahnya bersama-sama, tidak sendiri-sendiri. Karena dengan bersama, kita akan semakin kuat dan suara kita pasti didengar oleh pemerintah dan para pihak terkait."

Hermawansyah juga menekankan pentingnya keterlibatan petani dalam membangun gerakan ekonomi berbasis komoditas lokal, mengingat sektor hutan dan lahan memegang peranan vital dalam kehidupan masyarakat di Kabupaten Mempawah.

Adapun perwakilan yang tergabung dalam Jaring PEDAS antara lain dari Desa Sejegi, Galang, Antibar, Rasau, Jungkat, Bumbun, Suak Barangan, Sungai Bakau Besar Darat, Peniti Besar, Sekabuk, dan Purun Besar.

"Dengan pembentukan Jaring PEDAS, diharapkan dapat menjadi ruang bersama bagi petani untuk menggerakkan potensi ekonomi berbasis komoditas lokal guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Mempawah," pungkasnya.

Media files:
01jyr099e308k31t0tvgzvpegx.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar