Melihat 'Monumen Proyek Mangkrak' Bernama Fondasi Beton Flyover Nurtanio Bandung

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Melihat 'Monumen Proyek Mangkrak' Bernama Fondasi Beton Flyover Nurtanio Bandung
Jun 19th 2025, 10:54 by kumparanNEWS

Kawasan proyek flyover Nurtanio, yang menghubungkan Jalan LMU Nurtanio dan Jalan Abdul Rahman Saleh, Kota Bandung, Rabu (18/6/2025). Foto: Alya Zahra/kumparan
Kawasan proyek flyover Nurtanio, yang menghubungkan Jalan LMU Nurtanio dan Jalan Abdul Rahman Saleh, Kota Bandung, Rabu (18/6/2025). Foto: Alya Zahra/kumparan

Beton-beton berukuran raksasa yang memakan separuh Jalan LMU Nurtanio, Kecamatan Andir, Kota Bandung, Jawa Barat, seolah menjadi "monumen" mangkraknya proyek pembangunan flyover Jalan Nurtanio-Jalan Abdul Rahman Saleh.

Digarap sejak 3 tahun lalu, proyek flyover dengan panjang 500 meter tersebut tak kunjung selesai padahal mestinya rampung pada akhir tahun 2024.

Dampaknya banyak. Berjalan kaki, misalnya, jadi sulit karena trotoar beralih fungsi menjadi tempat penyimpanan alat pembangunan.

Kondisi trotoar di kawasan proyek flyover Nurtanio, Kota Bandung, Rabu (18/6/2025). Foto: Alya Zahra/kumparan
Kondisi trotoar di kawasan proyek flyover Nurtanio, Kota Bandung, Rabu (18/6/2025). Foto: Alya Zahra/kumparan
Kondisi trotoar di kawasan proyek flyover Nurtanio, Kota Bandung, Rabu (18/6/2025). Foto: Alya Zahra/kumparan
Kondisi trotoar di kawasan proyek flyover Nurtanio, Kota Bandung, Rabu (18/6/2025). Foto: Alya Zahra/kumparan

Arus lalu lintas juga jadi selalu macet, setiap harinya. Semrawut kendaraan jadi tambah parah karena ada jalur kereta api.

Pemandangan motor-motor lawan arus sudah jadi santapan sehari-hari.

Macet di kawasan proyek flyover Nurtanio, Kota Bandung, Rabu (18/6/2025). Foto: Alya Zahra/kumparan
Macet di kawasan proyek flyover Nurtanio, Kota Bandung, Rabu (18/6/2025). Foto: Alya Zahra/kumparan

Cortez (30 tahun), warga setempat, menceritakan belakangan ini proyek flyover Nurtanio kembali dilanjutkan, terlihat dari dua buah ekskavator yang terpakir di bahu jalan.

Alat berat proyek flyover Nurtanio, Kota Bandung, diparkirkan di bahu jalan, Rabu (18/6/2025). Foto: Alya Zahra/kumparan
Alat berat proyek flyover Nurtanio, Kota Bandung, diparkirkan di bahu jalan, Rabu (18/6/2025). Foto: Alya Zahra/kumparan
Kawasan proyek flyover Nurtanio, Kota Bandung, Rabu (18/6/2025). Foto: Alya Zahra/kumparan
Kawasan proyek flyover Nurtanio, Kota Bandung, Rabu (18/6/2025). Foto: Alya Zahra/kumparan

Kendati demikian, ia tak berharap banyak karena sudah beberapa kali proyek tersebut dijanjikan rampung, nyatanya kembali mangkrak. Padahal sudah ada perwakilan dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk meninjau lokasi.

"Tiap ditanya, ini rampung kira-kira kapan? 'Kira-kira 6 bulan lagi.' 6 bulan sesudahnya ditanya lagi, terus aja gitu, molor terus. Tidak jadi-jadi," kata Cortez di lokasi, Rabu (18/6).

Cortez dan Indra, warga sekitar proyek flyover Nurtanio, Kota Bandung, Selasa (18/6/2025). Foto: Alya Zahra/kumparan
Cortez dan Indra, warga sekitar proyek flyover Nurtanio, Kota Bandung, Selasa (18/6/2025). Foto: Alya Zahra/kumparan

"Ya, kacau. Banyak merugikan masyarakat sekitar, sudah tahu kan halte itu sebelum ada proyek flyover sudah macet, ditambah sekarang ada proyek," lanjutnya.

Pernah Memakan Korban Jiwa

Lokasi pemotor tewas usai tertimpa tiang listrik di Jalan Nurtanio, Kota Bandung. Foto: Robby Bouceu/kumparan
Lokasi pemotor tewas usai tertimpa tiang listrik di Jalan Nurtanio, Kota Bandung. Foto: Robby Bouceu/kumparan

Pada Februari 2025 lalu, seorang pengendara motor meninggal tertimpa tiang listrik saat melintasi kawasan proyek flyover.

Saat itu, menurut Cortez, memang sedang ada perobohan tiang listrik yang berkaitan dengan pengerjaan proyek.

Walkot Bandung: Sayangnya itu Bukan Proyek Pemkot

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, juga menyoroti lambatnya progres pembangunan flyover Nurtanio.

Proyek yang awalnya diharapkan dapat mengurai kemacetan di wilayah barat Kota Bandung itu, justru kini menjadi sumber masalah baru. Jalur yang menyempit memperparah macet.

Meskipun begitu, Farhan mengatakan Pemerintah Kota Bandung tidak memiliki kewenangan langsung untuk melanjutkan proyek tersebut.

"Sayangnya, itu bukan proyek milik Pemkot. Kewenangannya ada di pemerintah pusat. Kami pun tidak bisa serta-merta mengalokasikan dana APBD untuk menyelesaikannya," ucap Farhan di Balai kota, Senin (16/6).

Kawasan proyek flyover Nurtanio, Kota Bandung, Rabu (18/6/2025). Foto: Alya Zahra/kumparan
Kawasan proyek flyover Nurtanio, Kota Bandung, Rabu (18/6/2025). Foto: Alya Zahra/kumparan
Kawasan proyek flyover Nurtanio, Kota Bandung, Rabu (18/6/2025). Foto: Alya Zahra/kumparan
Kawasan proyek flyover Nurtanio, Kota Bandung, Rabu (18/6/2025). Foto: Alya Zahra/kumparan

Media files:
01jy10pvqqrm9ctzn7v4qa1rxs.jpg image/jpeg,
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar