Memaknai Kamis Putih di GKJ Gondokusuman Yogya: Pemimpin Harus Melayani

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Memaknai Kamis Putih di GKJ Gondokusuman Yogya: Pemimpin Harus Melayani
Apr 18th 2025, 15:26, by Pandangan Jogja Com, Pandangan Jogja

Momen pendeta membasuh kaki jemaat saat ibadah Kamis Putih di GKJ Gondokusuman, Jogja, Kamis (17/8). Foto: Iqbaltwq/Pandangan Jogja
Momen pendeta membasuh kaki jemaat saat ibadah Kamis Putih di GKJ Gondokusuman, Jogja, Kamis (17/8). Foto: Iqbaltwq/Pandangan Jogja

Lonceng berbunyi di Gereja Kristen Jawa (GKJ) Gondokusuman, Kamis (17/4). 1.000 lebih jemaat bersiap untuk mengikuti Kamis Putih, salah satu rangkaian ibadah Paskah.

Ada dua ibadah utama dalam Kamis Putih: pembasuhan kaki jemaat dan perjamuan terakhir. Pembasuhan kaki dilakukan oleh pendeta kepada sejumlah perwakilan jemaat.

Ketua Majelis GKJ Gondokusuman, Winarno, mengatakan bahwa pembasuhan kaki melambangkan bagaimana Tuhan yang Maha Tinggi bersedia merendahkan diri untuk melayani umat-Nya.

"Artinya bahwa Tuhan saya yang maha tinggi, maha besar, maha kuasa, mau merendahkan diri membasuh kaki," ujar Winarno kepada Pandangan Jogja, Kamis (17/4).

"Jadi pemimpin itu memang harus melayani, pemimpin itu harus merendahkan diri, melayani yang dipimpin, memberi contoh kepada yang dipimpin," lanjutnya.

Momen ibadah perjamuan terakhir saat Kamis Putih di GKJ Gondokusuman, Jogja, Kamis (17/4). Foto: Iqbaltwq/Pandangan Jogja
Momen ibadah perjamuan terakhir saat Kamis Putih di GKJ Gondokusuman, Jogja, Kamis (17/4). Foto: Iqbaltwq/Pandangan Jogja

Sementara itu, perjamuan terakhir yang merupakan perjamuan antara Tuhan Yesus dan para rasulnya bermakna bahwa umat Kristen mesti menyatu dengan darah dan tubuh Kristus.

"Artinya kita harus percaya sebagai umat tebusannya percaya pada Tuhan Yesus itu. Jadi kita harus saling mengasihi, saling membantu dan juga saling menolong," jelasnya.

Ketua Majelis GKJ Gondokusuman, Winarno. Foto: Iqbaltwq/Pandangan Jogja
Ketua Majelis GKJ Gondokusuman, Winarno. Foto: Iqbaltwq/Pandangan Jogja

Ibadah Kamis Putih di GKJ Gondokusuman dilaksanakan dalam 3 sesi, 1 sesi berbahasa Jawa dan 2 sesi berbahasa Indonesia.

Total, hampir 3.000 jemaat yang menjalankan Kamis Putih di GKJ Gondokusuman dalam 3 sesi tersebut.

Sebagai informasi, GKJ Gondokusuman adalah GKJ terbesar dan tertua di DIY. Tahun ini, GKJ Gondokusuman sudah genap berusia 112 tahun.

Media files:
01js3zvd57ghvd2wcy8ksn8sh6.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar