Warga Palestina yang mengungsi menempati halaman dan gedung kampus Universitas Islam yang rusak parah akibat serangan Israel di Kota Gaza, Rabu (16/4). Foto: Bashar Taleb/AFPGedung kampus dijadikan lokasi yang dianggap aman untuk bertahan hidup bagi warga Palestina. Foto: Bashar Taleb/AFPTenda-tenda para pengungsi menjamur di halaman kampus, selasar gedung, hingga panggung auditorium. Foto: Bashar Taleb/AFPIsrael terus melancarkan serangannya ke wilayah Gaza sejak Maret, mengakhiri gencatan senjata yang sudah dimulai sejak akhir Januari. Foto: Bashar Taleb/AFPMiliter Israel juga mengumumkan mereka telah menguasai 30 persen kawasan di Gaza, Palestina. Foto: Bashar Taleb/AFPLalu, daerah yang diduduki ini digunakan sebagai buffer zone, unguk meneruskan blokade yang menghambat bantuan humaniter ke Gaza. Foto: Bashar Taleb/AFPFoto: Bashar Taleb/AFPFoto: Bashar Taleb/AFPFoto: Bashar Taleb/AFP
Warga Palestina yang mengungsi menempati halaman dan reruntuhan gedung kampus Universitas Islam yang rusak parah akibat serangan Israel di Kota Gaza, Rabu (16/4).
Gedung kampus dijadikan lokasi pengungsian karena dianggap aman untuk bertahan hidup bagi warga Palestina.
Tenda-tenda para pengungsi menjamur di halaman kampus, selasar gedung, hingga panggung auditorium.
Israel terus melancarkan serangannya ke wilayah Gaza sejak Maret, mengakhiri gencatan senjata yang sudah dimulai sejak akhir Januari.
Militer Israel juga mengumumkan mereka telah menguasai 30 persen kawasan di Gaza, Palestina. Lalu, daerah yang diduduki ini digunakan sebagai buffer zone, unguk meneruskan blokade yang menghambat bantuan humaniter ke Gaza.
Warga Palestina yang mengungsi duduk di dalam gedung kampus Universitas Islam yang rusak di Kota Gaza, Rabu (16/4/2025). Foto: Bashar Taleb/AFP
Tidak ada komentar:
Posting Komentar