Jan 23rd 2025, 15:04, by Syawal Darisman, kumparanNEWS
Tentara dan polisi militer berpatroli di jalan-jalan di Tibu, Kolombia, Rabu (22/1/2025). Foto: Carlos Eduardo Ramirez/REUTERSHal tersebut dilakukan usai serangan yang dilakukan oleh pemberontak Tentara Pembebasan Nasional (ELN) yang berdampak pada masyarakat setempat. Foto: Carlos Eduardo Ramirez/REUTERSSebanyak 32.000 orang di Kolombia terpaksa harus mengungsi ke tempat yang lebih aman usai 80 orang telah terbunuh selama akhir pekan ini selama bentrokan terjadi. Foto: Carlos Eduardo Ramirez/REUTERSFoto: Nathalia Angarita/REUTERSFoto: Nathalia Angarita/REUTERSFoto: Carlos Eduardo Ramirez/REUTERS
Tentara dan polisi militer berpatroli di jalan-jalan di La Gabarra, Tibu, Kolombia, Rabu (22/1/2025).
Hal tersebut dilakukan usai serangan yang dilakukan oleh pemberontak Tentara Pembebasan Nasional (ELN) yang berdampak pada masyarakat setempat.
Sebanyak 32.000 orang di Kolombia terpaksa harus mengungsi ke tempat yang lebih aman usai 80 orang telah terbunuh selama akhir pekan ini selama bentrokan terjadi.
Seorang tentara Kolombia berjaga setelah serangan oleh Tentara Pembebasan Nasional (ELN) di Tibu, Kolombia, Rabu (22/1/2025). Foto: Carlos Eduardo Ramirez/REUTERS
Tidak ada komentar:
Posting Komentar