Dec 31st 2023, 23:30, by M. Fadhil Pramudya P., kumparanNEWS
Capres nomor urut 03, Ganjar Pranowo menjenguk dua relawannya yang mengalami penganiayaan yang tengah dirawat di RSUD Pandan Arang, Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (31/12/2023). Foto: Dok. Istimewa
Capres nomor urut 03, Ganjar Pranowo, menjenguk dua relawannya yang dianiaya belasan oknum TNI di Boyolali. Korban dirawat di RSUD Pandan Arang, Boyolali.
Ganjar didampingi sang istri, Siti Atikoh Supriyanti, saat menjenguk relawannya.
Ganjar menyesalkan penganiayaan itu. Ia mengungkapkan kondisi terkini dari dua relawannya.
"Dari tujuh anak, ada dua yang sekarang masih dirawat. Satu tadi saya tidak sempat ngomong karena masih tidur karena situasinya masih bengkak-bengkak," kata Ganjar kepada wartawan usai menjenguk relawannya yang dianiaya, di RSUD Pandan Arang, Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (31/12).
"Yang satu sudah bisa diajak bicara, masih ada pemeriksaan dokter, ya membaik bagus ya, tidak ada geger otak, tulangnya bagus, tulang tengkoraknya bagus. Terus kemudian otaknya juga bagus, hanya memar-memar lalu patah gigi, dan sebagainya. Itu kondisinya," lanjutnya.
Capres nomor urut 03, Ganjar Pranowo menjenguk dua relawannya yang mengalami penganiayaan yang tengah dirawat di RSUD Pandan Arang, Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (31/12/2023). Foto: Dok. IstimewaCapres nomor urut 03, Ganjar Pranowo saat ditemui wartawan di RSUD Pandan Arang, Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (31/12/2023). Foto: Fadhil Pramudya/kumparan.
Saat dikonfirmasi terkait pemukulan yang dilakukan, Ganjar menjelaskan relawannya dipukul dengan tangan kosong.
"Tidak, saya tidak melihat [bekas benda pukulan]. Hanya dia dipukuli, saya tanya dipukuli pakai apa? Tangan, Pak," katanya.
"[Kemudian tanya] ada kakinya? Tidak ada, Pak, begitu saja. Dia tidak menyebut yang lain. Tapi ini kan dari sesuatu yang dia alami ya setelah dia diseret masuk itu," terangnya.
Penganiayaan tersebut terjadi sekitar pukul 11.19 WIB di depan Markas Kompi B Yonif Raider 408/Sbh Jalan Perintis Kemerdekaan Boyolali.
15 orang anggota TNI Raider 408/Sbh masih diperiksa terkait kasus penganiayaan ke relawan Ganjar-Mahfud MD. Penyelidikan sementara, penyebabnya terganggu knalpot brong.
Hal itu diungkap Dandim 0724/Boyolali, Letkol inf Wiweko Wulang Widodo dalam konferensi pers di Makodim Boyolali, Minggu (31/12).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar