Basarah Kritik Etika Politik Gibran: Dia Keluar dari Rule of Game PDIP

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Basarah Kritik Etika Politik Gibran: Dia Keluar dari Rule of Game PDIP
Oct 26th 2023, 22:45, by Ochi Amanaturrosyidah, kumparanNEWS

Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah di Rumah Relawan Ganjar Pranowo, Jakarta, Selasa (5/9/2023).  Foto: Paulina Herasmaranindar/kumparan
Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah di Rumah Relawan Ganjar Pranowo, Jakarta, Selasa (5/9/2023). Foto: Paulina Herasmaranindar/kumparan

Ketua Tim Koordinasi Relawan Pemenangan Pilpres (TKRPP) PDIP, Ahmad Basarah, menyinggung soal etike politik Gibran Rakabuming Raka yang dianggap keluar dari rule of game atau aturan main PDIP.

Meski belum mengundurkan diri dari PDIP, Gibran malah menjadi cawapres Prabowo Subianto.

"Dalam hal berorganisasi, organisasi apa pun, mulai dari negara, partai politik, termasuk keluarga, ada yang namanya rule of game. Pada konteks itu, saya yakin Mas Gibran tahu yang namanya rule of game berpartai," kata Basarah di Sentosa Seafood Senayan, Kompleks GBK, Jakarta Selatan, Kamis (26/10).

"Maka ketika dia telah mengambil langkah di luar rule of game partai, bicara di atas semua itu adalah etika politik. Etika politik itulah yang sebenarnya harus dilaksanakan oleh Mas Gibran sendiri," lanjutnya.

Pasangan calon presiden Prabowo Subianto dan wakil presiden Gibran Rakabuming Raka menjalani tes kesehatan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (26/10/2023). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Pasangan calon presiden Prabowo Subianto dan wakil presiden Gibran Rakabuming Raka menjalani tes kesehatan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (26/10/2023). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Menurut Basarah, seluruh kader PDIP seharusnya bisa mematuhi rule of game itu. Termasuk dengan cara mendukung capres-cawapres yang diusung PDIP, Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

"PDIP telah memutuskan capres dan cawapresnya sesuai dengan aturan yang berlaku dalam kaidah kepartaian kami, yaitu Mas Ganjar dan Prof Mahfud. Masa seharusnya seluruh kader mematuhi, mengikuti, dan mendukung keputusan resmi PDIP itu," tegasnya.

Sehingga, kata Basarah, ketika Gibran akhirnya memutuskan menerima pinangan untuk menjadi cawapres Prabowo, hal ini sudah bertentangan dengan keputusan partai. Padahal saat itu Gibran masih berstatus sebagai anggota PDIP.

"Ketika Mas Gibran mengambil pilihan lain, yaitu mencalonkan dirinya sebagai cawapres, bertentangan dengan garis keputusan politik partai. Maka dengan sendirinya dia keluar dari aturan main kepartaian itu," ucap Basarah.

Bacapres-Bacawapres dari Koalisi Indonesia Maju Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka saat pendaftaran pencalonannya sebagai calon presiden dan wakil presiden di Kantor KPU Pusat, Jakarta, Rabu (25/10/2023). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Bacapres-Bacawapres dari Koalisi Indonesia Maju Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka saat pendaftaran pencalonannya sebagai calon presiden dan wakil presiden di Kantor KPU Pusat, Jakarta, Rabu (25/10/2023). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Ia lalu menunggu itikad baik Gibran mengambil keputusan resmi terkait statusnya di PDIP.

"Ya kita lihat bagaimana etika politik Mas Gibran untuk namanya menunjukkan itikad baiknya ketika dia secara resmi mengambil keputusan yang berbeda dari garis-garis politik resmi partai yaitu mengusung Mas Ganjar dan Prof Mahfud MD," pungkasnya.

Media files:
01h9hx43dwdwx6dxwqj0yka4h5.jpg (image/jpeg)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar